MANIAKBOL.ORG – Persaingan menuju gelar Serie A musim 2025/2026 semakin memanas seiring mendekatnya laga sarat gengsi Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan. Pertandingan klasik dua raksasa Kota Milan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026 dini hari WIB di Stadion San Siro.
Derby ini bukan sekadar pertandingan biasa. Laga tersebut bisa menjadi titik penting dalam perjalanan perebutan gelar Serie A musim ini. Saat ini Inter Milan berada di posisi teratas klasemen dengan keunggulan yang cukup signifikan atas rival sekotanya.
Nerazzurri unggul sekitar 10 poin dari Milan yang berada di posisi di bawahnya. Kondisi ini membuat tekanan justru berada di kubu Rossoneri. Pasukan asuhan Massimiliano Allegri hampir tidak memiliki pilihan lain selain meraih kemenangan jika ingin menjaga asa dalam perebutan Scudetto musim ini.
Sebaliknya, Inter datang dengan rasa percaya diri tinggi. Tim yang kini ditangani Cristian Chivu tersebut sedang berada dalam performa yang sangat stabil dan konsisten sepanjang paruh kedua musim.
Menariknya, hanya beberapa bulan lalu situasi klasemen Serie A masih sangat ketat. Pada periode tersebut, empat tim teratas hanya dipisahkan selisih satu poin saja. Bahkan tim seperti Juventus yang berada di posisi ketujuh saat itu hanya tertinggal lima poin dari puncak klasemen.
BACA JUGA : Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Mengamuk, Bajul Ijo Tumbang Telak 5-1 di Stadion Segiri
Namun segalanya berubah setelah derby terakhir pada akhir November lalu. Sejak saat itu Inter tampil luar biasa. Mereka mampu mengumpulkan 14 kemenangan dari 15 pertandingan liga, dengan satu laga lainnya berakhir imbang.
Rentetan hasil tersebut membuat Inter melesat jauh meninggalkan para pesaingnya. Saat ini mereka bahkan sudah unggul 16 poin dari AS Roma yang menempati posisi keempat.
Hingga pekan ke-27 Serie A, Inter telah mengoleksi 67 poin. Catatan ini juga menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah klub pada tahap musim yang sama. Sebelumnya mereka pernah mencatat angka lebih tinggi pada musim 2006/2007 dengan 73 poin serta musim 2023/2024 dengan 72 poin.
Jika Inter berhasil mengalahkan Milan pada derby kali ini, selisih poin berpotensi melebar menjadi 13 angka dengan hanya menyisakan sekitar 10 pertandingan tersisa. Situasi seperti itu tentu akan membuat arah perebutan gelar semakin sulit dikejar oleh para rival.
Bahkan berdasarkan simulasi yang dilakukan oleh superkomputer milik Opta, peluang Inter untuk menjadi juara Serie A musim ini mencapai 97,4 persen. Sementara Milan hanya memiliki kemungkinan sekitar 2,1 persen untuk bisa menyalip mereka di puncak klasemen.
Lalu apa saja faktor yang membuat Inter lebih difavoritkan dalam derby kali ini? Berikut lima alasan utama yang membuat Nerazzurri diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan.
1. Senjata Rahasia Inter: Federico Dimarco
Salah satu kekuatan besar Inter musim ini datang dari sektor sayap kiri melalui peran luar biasa Federico Dimarco.
Meski kemungkinan harus bermain tanpa striker utama Lautaro Martínez yang mengalami masalah pada betisnya, Inter masih memiliki banyak sumber ancaman dari pemain lain.
Dimarco menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sistem permainan Inter musim ini. Bek kiri tim nasional Italia tersebut telah mencatatkan 20 kontribusi gol di Serie A, sebuah angka yang sangat impresif untuk seorang pemain bertahan.
Dari total tersebut, 14 di antaranya merupakan assist, jumlah yang bahkan dua kali lebih banyak dibandingkan pemain lain di kompetisi yang sama.
Sejak Serie A menggunakan format liga dengan 20 tim pada tahun 2004, hanya satu pemain bertahan yang mampu mencatatkan kontribusi gol sebanyak itu dalam satu musim, yakni Massimo Oddo saat membela Lazio pada musim 2005/2006.
Tidak hanya piawai memberikan assist, Dimarco juga menjadi pemain yang paling produktif dalam menciptakan peluang sepanjang musim ini.
Ia tercatat sudah menghasilkan 74 peluang untuk rekan-rekannya, setidaknya 19 lebih banyak dibandingkan pemain mana pun di Serie A.
Menariknya lagi, dari jumlah tersebut terdapat 28 peluang emas, angka yang lebih dari dua kali lipat dibandingkan pemain lain di liga.
BACA JUGA : Rapor Pemain Arsenal vs Mansfield: Dowman Tampil Menonjol, Eze Jadi Penentu Kemenangan
2. Situasi Bola Mati yang Sangat Mematikan
Faktor lain yang membuat Inter begitu berbahaya musim ini adalah efektivitas mereka dalam memanfaatkan situasi bola mati.
Tim berjuluk Nerazzurri tersebut tercatat sebagai klub paling produktif di Serie A dalam mencetak gol dari skema set-piece.
Sejauh ini Inter sudah mencetak 21 gol dari bola mati, dengan 15 gol di antaranya berasal dari tendangan sudut.
Akurasi umpan silang dari Dimarco dan Hakan Çalhanoğlu menjadi kunci utama keberhasilan tersebut. Kedua pemain tersebut memiliki kemampuan mengirim bola dengan presisi tinggi ke area berbahaya.
Selain itu, Inter juga memiliki sejumlah pemain yang sangat kuat dalam duel udara. Kombinasi tersebut membuat setiap situasi sepak pojok atau tendangan bebas menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Sebaliknya, Milan justru memiliki catatan yang kurang mengesankan dalam menghadapi bola mati. Rossoneri tercatat sebagai salah satu tim yang cukup sering kebobolan dari situasi tersebut di Serie A musim ini.
Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, bahkan secara terbuka mengakui kekuatan Inter pada aspek ini.
Menurutnya, kualitas eksekutor bola mati Inter sangat baik dan didukung oleh pemain-pemain yang memiliki keunggulan dalam duel udara.
3. Pertahanan Inter yang Sangat Solid
Selain tajam di lini depan, Inter juga dikenal memiliki organisasi pertahanan yang sangat disiplin musim ini.
Di bawah arahan pelatih Cristian Chivu, lini belakang Nerazzurri tampil sangat solid. Hingga pekan ke-27 Serie A, mereka baru kebobolan 21 gol sepanjang musim.
Catatan tersebut menjadikan Inter sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di kompetisi domestik maupun di level Eropa.
Jika dibandingkan dengan klub-klub lain di lima liga top Eropa, angka kebobolan Inter menempatkan mereka di jajaran tim dengan pertahanan paling tangguh. Statistik tersebut bahkan sejajar dengan performa defensif yang dimiliki oleh RC Lens.
Kedisiplinan dalam bertahan menjadi salah satu fondasi utama kesuksesan Inter musim ini. Tim tersebut mampu menjaga keseimbangan antara permainan menyerang yang agresif dengan pertahanan yang terorganisir dengan baik.
4. Lini Serang Inter Termasuk Paling Tajam di Eropa
Di sisi lain, lini depan Inter juga tampil sangat produktif sepanjang musim.
Nerazzurri sudah mengoleksi 64 gol di Serie A hingga saat ini. Jumlah tersebut menempatkan mereka sebagai salah satu klub paling produktif di lima liga top Eropa.
Hanya dua klub yang memiliki jumlah gol lebih banyak musim ini, yaitu Bayern Munich dengan 88 gol serta FC Barcelona yang telah mencetak 71 gol.
Produktivitas tersebut menunjukkan bahwa sistem permainan yang dibangun oleh Cristian Chivu mampu menghasilkan banyak peluang dan gol.
Serangan Inter juga tidak bergantung pada satu pemain saja. Banyak pemain yang mampu berkontribusi baik dalam mencetak gol maupun menciptakan peluang bagi rekan setim.
5. Variasi Serangan yang Sulit Diprediksi
Keunggulan lain dari Inter adalah variasi cara mereka dalam mencetak gol.
Massimiliano Allegri sendiri mengakui bahwa Inter memiliki berbagai metode untuk membongkar pertahanan lawan. Mereka mampu mencetak gol melalui tembakan jarak jauh, pergerakan cepat dari sisi sayap, hingga duel di dalam kotak penalti.
“Inter memiliki banyak cara untuk mencetak gol. Mereka sangat berbahaya dari tembakan jarak jauh dan juga kuat saat berada di dalam kotak penalti,” ungkap Allegri.
Ia juga menambahkan bahwa Inter memiliki berbagai solusi ketika menyerang sehingga sulit bagi lawan untuk memprediksi pola permainan mereka.
Meski demikian, Allegri tetap optimistis Milan bisa memberikan perlawanan sengit pada laga derby nanti.
Menurutnya, Rossoneri juga memiliki kualitas yang cukup untuk menghadirkan pertandingan yang kompetitif dan mencetak gol ke gawang rival sekotanya tersebut.
Jadwal Pertandingan
Pertandingan panas antara dua klub besar Kota Milan ini akan digelar dengan jadwal sebagai berikut:
AC Milan vs Inter Milan
Stadion San Siro, Milan
Senin, 9 Maret 2026
Kick-off: 02.45 WIB
Pertandingan ini dapat disaksikan melalui streaming resmi di :128livescore
Dengan segala statistik dan performa yang dimiliki kedua tim, Derby della Madonnina kali ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik di Serie A musim ini. Jika Inter mampu kembali menunjukkan konsistensi mereka, bukan tidak mungkin kemenangan di derby akan semakin mendekatkan mereka pada gelar Scudetto.




