7 Pemain Top yang Belum Mencetak Gol di Tahun 2024: Mengapa Mereka Mengalami Paceklik Gol?

7 Pemain Top yang Belum Mencetak Gol di Tahun 2024: Mengapa Mereka Mengalami Paceklik Gol?

MANIAKBOLA.ORG Beberapa nama besar dari klub-klub top Eropa, seperti Arsenal, Barcelona, dan Manchester City, kini tengah menghadapi periode sulit di tahun 2024, di mana mereka belum berhasil mencetak satu gol pun di level klub. Meski dikenal sebagai pencetak gol handal, beberapa pemain ini terjebak dalam rutinitas tanpa gol sepanjang tahun ini.

Tahun 2024 tampaknya menjadi musim penuh tantangan bagi beberapa bintang yang biasa menjadi andalan timnya. Berbagai faktor bisa menjadi penyebabnya, mulai dari cedera, penurunan performa, hingga perubahan strategi pelatih. Bahkan pemain dengan kualitas luar biasa pun tak bisa lepas dari masa-masa kering gol yang kadang tak terhindarkan.

Meski mereka terus berusaha dan tampil di level tertinggi, terkadang faktor keberuntungan dan timing juga mempengaruhi pencapaian gol. Berikut adalah tujuh pemain top yang hingga saat ini belum berhasil mencetak gol di level klub pada tahun 2024 dan mengapa mereka menghadapi tantangan ini.

1. Jack Grealish – Manchester City

Pep Guardiola memberi arahan kepada Jack Grealish usai laga Premier League antara Manchester City vs Arsenal, Minggu (31/3/2024). (c) AP Photo/Dave Thompson

Jack Grealish adalah salah satu pemain bintang yang diandalkan Manchester City untuk memberi kontribusi besar di lini depan. Namun, meski berhasil mencetak dua gol untuk tim nasional Inggris, Grealish belum berhasil menemukan ketajamannya di level klub. Cedera yang menghantui pemain berusia 28 tahun ini menjadi salah satu alasan utama mengapa ia gagal mencetak gol sepanjang tahun ini.

Meskipun sempat hampir memecah kebuntuan saat menghadapi Feyenoord di Liga Champions, Grealish harus menghadapi kenyataan bahwa ia sudah 28 pertandingan tanpa gol untuk Man City. Pep Guardiola mengandalkan Grealish untuk kembali ke performa terbaiknya, dan ini menjadi momen krusial bagi masa depan pemain ini di Etihad Stadium.

2. Ansu Fati – Barcelona

Duel Maghnes Akliouche dan Ansu Fati dalam laga AS Monaco vs Barcelona di Liga Champions 2024/2025, Jumat (20/9/2024) dini hari WIB. (c) AP Photo/Laurent Cipriani

Ansu Fati, yang dulunya diprediksi menjadi penerus Lionel Messi di Barcelona, kini berada dalam masa sulit. Sudah lebih dari 12 bulan sejak Fati terakhir mencetak gol untuk Barcelona. Meskipun sempat tampil mengesankan selama masa pinjaman ke Brighton pada musim 2023-24, ia kesulitan menemukan tempat di tim utama Barcelona di bawah pelatih Hansi Flick.

Dengan waktu bermain yang terbatas, Fati harus berjuang untuk kembali ke performa terbaiknya. Persaingan ketat di lini depan Barcelona semakin memperburuk situasi, dan tantangan besar menanti pemain muda ini di musim 2024.

3. Giovanni Reyna – Borussia Dortmund

Marc Cucurella (bawah) vs Giovanni Reyna, Chelsea vs Dortmund, Liga Champions 2022/2023 (c) AP Photo/Alastair Grant

Gelandang Amerika Serikat, Giovanni Reyna, juga tengah mengalami kesulitan dalam mencetak gol. Setelah masa pinjaman yang mengecewakan di Nottingham Forest, Reyna kembali ke Borussia Dortmund, namun cedera menghambat langkahnya. Sejak Mei tahun lalu, Reyna belum berhasil mencetak gol di level klub.

Potensi besar yang dimiliki Reyna belum bisa ditunjukkan di lapangan, dan cedera terus menjadi hambatan besar dalam kariernya. Untuk kembali ke performa terbaik, Reyna harus segera mengatasi masalah cedera dan meningkatkan kontribusinya di lini depan.

4. Jorginho – Arsenal

Selebrasi Jorginho dalam laga Arsenal vs Brentford di Premier League 2023/2024, Minggu (10/3/2024) dini hari WIB. (c) AP Photo/Frank Augstein

Jorginho, yang dikenal dengan gaya penalti khasnya, sepertinya kehilangan ketajamannya di Arsenal. Sebelumnya, selama lima musim di Chelsea, ia tercatat mencetak rata-rata lebih dari 5 gol per musim. Namun, setelah bergabung dengan Arsenal, kontribusinya dalam mencetak gol sangat menurun.

Hingga saat ini, Jorginho belum mencetak gol dalam 28 pertandingan terakhir untuk Arsenal. Meskipun bukan tujuan utama bagi Jorginho untuk menjadi pencetak gol, paceklik gol ini telah berlangsung cukup lama, dan ia harus berusaha untuk kembali menunjukkan ketajamannya.

5. Rhian Brewster – Sheffield United

Beberapa nama besar dari klub-klub top Eropa, seperti Arsenal, Barcelona, dan Manchester City Pemain Sheffield United Rhian Brewster. (c) AP Photo

Rhian Brewster, yang dibeli Liverpool dengan harga £23,5 juta, kini tengah menghadapi masa paceklik gol yang panjang. Setelah pindah ke Sheffield United, Brewster gagal mencetak gol sepanjang musim 2023-24. Gol terakhirnya tercipta pada Oktober 2022 saat menghadapi Stoke City.

Meski telah tampil dalam 14 pertandingan musim ini, Brewster belum menunjukkan tanda-tanda akan mencetak gol. Dengan usianya yang masih muda, Brewster perlu segera menemukan ketajamannya agar dapat kembali menjadi penyerang produktif.

6. Elliot Anderson – Newcastle United

Elliot Anderson, yang sebelumnya tampil produktif selama masa pinjamannya di Bristol Rovers pada 2021/2022, kini mengalami kesulitan di Newcastle United. Dalam 55 penampilannya bersama Newcastle, Anderson belum mencetak gol. Meski memberikan beberapa assist, gol pertama untuk klub ini belum tercipta.

Dengan potensi besar yang dimilikinya, Anderson perlu segera mencetak gol pertamanya di Premier League. Waktu untuk membuktikan diri semakin mendekat, dan ini menjadi musim penting bagi kariernya.

7. Adnan Januzaj – Las Palmas

Adnan Januzaj (c) AFP

 

Adnan Januzaj, mantan wonderkid Manchester United, kini menghadapi periode sulit dalam kariernya. Setelah menandatangani kontrak dengan Sevilla, Januzaj hanya tampil dalam 17 pertandingan sebelum dipinjamkan ke Las Palmas pada Juli lalu. Meski bergabung dengan klub La Liga tersebut, ia belum berhasil mencetak gol.

Dengan usianya yang kini menginjak 29 tahun, Januzaj harus segera mengatasi paceklik gol ini untuk menjaga relevansi dalam karier sepak bolanya. Tantangan besar menanti pemain asal Belgia ini, dan ia harus segera kembali ke performa terbaiknya.


Kesimpulan

Tujuh pemain top ini, yang sebelumnya dikenal sebagai pencetak gol handal, kini menghadapi masa-masa sulit. Berbagai faktor, seperti cedera dan penurunan performa, menjadi tantangan besar yang harus mereka hadapi. Meski demikian, harapan tetap ada, dan mereka masih memiliki peluang untuk kembali menemukan ketajamannya. Ini menjadi musim penting bagi setiap pemain untuk membuktikan bahwa mereka masih bisa menjadi pencetak gol utama di klub mereka.

Maniak Bola

Recent Posts

Klopp Akui Sudah Ditawari Jadi Pelatih Timnas Jerman, tapi Kontrak dengan Red Bull Jadi Penghalang

maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…

3 months ago

Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia, Duel Ambisi Tuan Rumah dan Generasi Emas Setan Merah

maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…

3 months ago

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026: Duel Raksasa Dimulai, Jalan Menuju Trofi Semakin Berat

maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…

3 months ago

Menimbang Masa Depan Luka Modric Usai Kroasia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…

3 months ago

Mengapa Portugal Belum Mendapatkan Versi Terbaik Bruno Fernandes di Piala Dunia 2026?

maniakbola.org  Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…

3 months ago

Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Alarm Bahaya untuk Sepak Bola AFC?

maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…

3 months ago