Jersey Timnas Indonesia
Maniakbola.org-Timnas Indonesia ternyata tidak sembarangan dalam menentukan jersey yang dikenakan saat bertanding. Manajer Timnas, Sumardji, mengungkapkan bahwa ada ‘ritual’ khusus yang dilakukan sebelum memilih jersey.
Timnas Indonesia mengenakan jersey putih saat bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jersey putih juga digunakan saat Timnas meraih kemenangan gemilang 3-0 di markas Vietnam beberapa waktu lalu.
Pada matchday kedua Grup C, Timnas Indonesia akan menghadapi Australia di Stadion Gelora Bung Karno pada Selasa (10/9/2024) malam WIB. Sebagai tuan rumah, Indonesia idealnya memakai jersey utama.
Jersey kandang Timnas Indonesia adalah merah-merah, sementara jersey tandangnya berwarna putih-putih. Namun belakangan ini, seragam putih yang merupakan pilihan kedua dianggap membawa keberuntungan bagi Tim Garuda.

Jersey Putih Membawa Keberuntungan
Sejak berganti apparel dari Mills ke Erspo pada Maret 2024, Timnas Indonesia tidak pernah kalah saat mengenakan jersey putih-putih. Garuda berhasil menang dua kali dan imbang sekali.
Dengan seragam putih-putih, Timnas Indonesia mencatat kemenangan telak 3-0 atas Vietnam pada 26 Maret 2024, mengalahkan Filipina 2-0 pada 11 Juni 2024, dan bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi pada 5 September 2024.
Menggunakan jersey merah-merah, Timnas Indonesia menang 1-0 atas Vietnam pada 21 Maret 2024, tetapi kalah 0-2 dari Irak pada 6 Juni 2024.
“Pada Minggu, 8 September 2024 malam WIB, saya melapor kepada Ketua PSSI untuk meminta insting terbaik. Intuisi pasti berbicara,” kata Sumardji.

Pilih Jersey Putih untuk Hadapi Australia
Pemilihan warna jersey untuk pertandingan antara Timnas Indonesia dan Australia akan diputuskan dalam Match Coordination Meeting (MCM) pada Senin (9/9/2024).
“Insting selalu mencari yang terbaik untuk Timnas Indonesia karena jersey adalah bagian dari ritual yang harus dijalani,” tambah Sumardji.
Ketika ditanya tentang kemungkinan Timnas Indonesia mengenakan jersey putih-putih saat melawan Australia, Sumardji tidak menampik. “Bismillah,” jawabnya.




