maniakbola.org – AC Milan berhasil meraih tiga poin penting saat menjamu Bologna dalam laga pekan ketiga Serie A 2025/2026 yang digelar di San Siro, Senin (15/9) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung sengit dengan tensi tinggi, dan Rossoneri akhirnya keluar sebagai pemenang berkat gol tunggal Luka Modric yang menjadi pembeda. Laga ini juga diwarnai drama kartu merah untuk pelatih Milan, Massimiliano Allegri, setelah protes keras terkait keputusan wasit.
Babak Pertama: Bologna Bikin Repot Pertahanan Milan
Sejak awal pertandingan, AC Milan tampil dengan kondisi pincang karena bintang utama mereka, Rafael Leao, masih menepi akibat cedera. Ketiadaan Leao jelas mengurangi daya gedor tim. Di kubu lawan, Bologna juga mengalami nasib serupa dengan absennya striker gaek Ciro Immobile yang biasanya menjadi andalan di lini depan.
Meski berstatus tim tamu, Bologna justru lebih berani mengambil inisiatif di babak pertama. Anak asuh Vincenzo Italiano bermain disiplin di lini tengah dan cukup berani menekan pertahanan Milan. Bahkan pada menit ke-15, Santiago Castro sempat membuat fans tuan rumah terdiam setelah menjebol gawang Mike Maignan. Sayangnya, kegembiraan itu tidak bertahan lama. Wasit memutuskan untuk meninjau VAR dan mendapati Castro sudah berada dalam posisi offside sebelum menerima bola. Gol pun dianulir.
Keputusan tersebut membuat Bologna harus kembali bekerja keras, sementara Milan terlihat kesulitan menemukan ritme permainan. Para pemain Rossoneri hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang paruh pertama, sebuah bukti bahwa lini depan mereka kurang kreatif. Hingga turun minum, skor tetap 0-0 dan tensi pertandingan semakin meninggi.
BACA JUGA :Drama Brentford vs Chelsea: Comeback Hampir Sempurna The Blues Buyar di Menit Akhir
Babak Kedua: Modric Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, Allegri melakukan rotasi dengan memasukkan Koni De Winter menggantikan Strahinja Pavlovic. Perubahan ini memberi efek positif karena Milan tampil lebih agresif dalam membangun serangan. Perpaduan Ruben Loftus-Cheek dan Alexis Saelemaekers mulai menemukan celah di pertahanan Bologna.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir di menit ke-58. Berawal dari skema serangan balik cepat, Loftus-Cheek membawa bola melewati lini tengah lalu mengoper kepada Saelemaekers. Dengan cerdik, Saelemaekers mengirim umpan terukur ke Luka Modric. Gelandang veteran asal Kroasia itu tanpa ampun mengeksekusi peluang dengan tendangan akurat yang membuat kiper Lukasz Skorupski tak berdaya. San Siro pun bergemuruh, Milan unggul 1-0.
Setelah gol tersebut, permainan Milan menjadi lebih percaya diri. Mereka berusaha mempertahankan penguasaan bola sekaligus mencari kesempatan menambah keunggulan. Bologna tidak tinggal diam dan mencoba membalas, namun pertahanan yang dikomandoi Matteo Gabbia dan Fikayo Tomori tampil solid.
Drama Penalti yang Dianulir
Pertandingan semakin panas ketika memasuki menit ke-87. Christopher Nkunku yang baru masuk sebagai pemain pengganti dijatuhkan di kotak penalti. Wasit awalnya menunjuk titik putih, membuat para pemain Milan bersiap merayakan peluang emas untuk mengunci kemenangan. Namun, setelah meninjau VAR, keputusan tersebut dibatalkan karena dinilai tidak ada pelanggaran signifikan.
Momen ini memicu kemarahan Massimiliano Allegri di tepi lapangan. Sang pelatih melancarkan protes keras kepada wasit. Akibat aksinya yang dianggap berlebihan, Allegri justru diganjar kartu merah dan diusir keluar. Situasi ini membuat tensi pertandingan semakin panas, meski tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi.
Klasemen Sementara dan Dampak bagi Kedua Tim
Kemenangan tipis ini sangat berarti bagi AC Milan. Dengan tambahan tiga poin, mereka kini mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan dan duduk di posisi kelima klasemen sementara Serie A. Meskipun belum berada di papan atas, kemenangan ini memberi modal berharga untuk membangun momentum di awal musim.
Sebaliknya, Bologna harus rela tertahan di peringkat ke-15 dengan torehan tiga poin. Hasil ini tentu bukan start yang ideal bagi mereka, terlebih dengan absennya Ciro Immobile yang membuat lini serang kurang tajam. Namun, permainan disiplin mereka, terutama di babak pertama, bisa menjadi modal positif untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
Analisis Tambahan: Milan Masih Butuh Kreativitas
Meski berhasil menang, performa AC Milan belum sepenuhnya meyakinkan. Absennya Rafael Leao terlihat jelas memengaruhi daya dobrak di lini depan. Kombinasi Modric, Loftus-Cheek, dan Saelemaekers memang cukup baik, tetapi belum sepenuhnya efektif untuk membongkar pertahanan lawan yang rapat.
Satu hal positif adalah kontribusi Luka Modric. Pada usia yang sudah tidak muda lagi, Modric tetap menunjukkan kelas dunia dengan visi permainan, ketenangan, dan kemampuan mencetak gol di momen penting. Gol tunggalnya membuktikan bahwa ia masih bisa diandalkan sebagai pembeda.
Di sisi lain, Bologna patut diapresiasi meski kalah. Mereka tampil disiplin dan nyaris membuat kejutan di San Siro. Jika Santiago Castro tidak terjebak offside, mungkin jalannya laga akan berbeda. Absennya Immobile juga memberi dampak signifikan, namun pemain-pemain muda mereka menunjukkan potensi besar.
BACA JUGA : Melihat Besaran Gaji Cristiano Ronaldo dari Masa ke Masa
Susunan Pemain
AC Milan (3-4-2-1): Mike Maignan; Strahinja Pavlovic (Koni De Winter), Matteo Gabbia, Fikayo Tomori; Pervis Estupinan, Adrien Rabiot, Youssouf Fofana, Luka Modric; Alexis Saelemaekers, Ruben Loftus-Cheek; Santiago Gimenez.
Pelatih: Massimiliano Allegri.
Bologna (4-2-3-1): Lukasz Skorupski; Charalampos Lykogiannis, Torbjorn Heggem, Jhon Lucumi, Nadir Zortea; Lewis Ferguson, Remo Freuler; Nicolo Cambiaghi, Giovanni Fabbian, Riccardo Orsolini; Santiago Castro.
Pelatih: Vincenzo Italiano.
Dengan kemenangan ini, AC Milan kembali menunjukkan ambisi mereka untuk bersaing di papan atas Serie A musim ini. Meski jalan masih panjang, gol Luka Modric dan drama kartu merah Allegri akan menjadi cerita menarik yang diingat fans Rossoneri dari awal musim 2025/2026.




