AC Milan sukses mengamankan kemenangan dramatis 2-1 atas Como dalam lanjutan pekan ke-29 Serie A 2024/2025
MANIAKBOLA.ORG AC Milan vs Como: Rossoneri Comeback, Amankan Kemenangan 2-1 di San Siro AC Milan sukses mengamankan kemenangan dramatis 2-1 atas Como dalam lanjutan pekan ke-29 Serie A 2024/2025. Bertanding di Stadion San Siro, Minggu (16/3/2025) dini hari WIB, Rossoneri sempat tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan di babak kedua melalui gol Christian Pulisic dan Tijjani Reijnders.
Hasil ini menjadi angin segar bagi AC Milan yang tengah berjuang menembus papan atas klasemen. Dengan tambahan tiga poin, Milan kini naik ke peringkat ke-7 dengan koleksi 47 poin. Sementara itu, Como harus puas tertahan di posisi ke-13 dengan 29 poin.
Sejak peluit awal dibunyikan, AC Milan langsung tampil menyerang. Peluang pertama didapatkan oleh Yunus Musah pada menit ke-4. Gelandang asal Amerika Serikat itu melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun bola masih melebar tipis di sisi gawang Jean Butez.
Como yang bermain dengan disiplin bertahan tetap mampu memberikan ancaman bagi pertahanan Milan. Pada menit ke-32, Nico Paz mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi kiper andalan Rossoneri, Mike Maignan, berhasil menepisnya dengan baik.
Namun, semenit berselang, Como akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Lucas Da Cunha melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Maignan. Bola meluncur deras ke sisi kiri gawang Milan dan membawa Como unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Milan semakin meningkatkan intensitas serangan. Rafael Leao beberapa kali mencoba menerobos pertahanan Como, tetapi pertahanan tim tamu tampil solid. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Como.
Como sempat membuat suporter mereka bersorak di awal babak kedua setelah Lucas Da Cunha kembali mencetak gol pada menit ke-50. Namun, kegembiraan tersebut hanya bertahan sebentar setelah wasit menganulir gol tersebut karena offside berdasarkan tinjauan VAR.
Tak berselang lama, AC Milan akhirnya menemukan momentum mereka. Pada menit ke-52, Christian Pulisic berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan matang yang dikirimkan oleh Tijjani Reijnders, Pulisic yang berdiri bebas di dalam kotak penalti langsung melepaskan tendangan akurat ke sudut gawang Como. Skor menjadi imbang 1-1.
Setelah berhasil menyamakan skor, Milan semakin percaya diri dalam melakukan tekanan. Rafael Leao dan Santiago Gimenez terus merepotkan pertahanan Como. Akhirnya, usaha keras Rossoneri berbuah hasil pada menit ke-75. Tammy Abraham yang baru masuk sebagai pemain pengganti memberikan assist brilian kepada Reijnders. Gelandang asal Belanda itu dengan tenang melepaskan tembakan mendatar yang gagal dijangkau Jean Butez. Milan berbalik unggul 2-1.
Keunggulan tersebut membuat Como semakin frustrasi. Tekanan yang diberikan Milan memaksa Como bermain lebih keras. Puncaknya terjadi pada injury time saat Dele Alli diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras yang dikonfirmasi melalui VAR pada menit ke-90+1. Pelatih Como, Cesc Fabregas, yang tidak terima dengan keputusan tersebut melakukan protes keras kepada wasit dan akhirnya juga diusir dari lapangan pada menit ke-90+4.
Dengan keunggulan jumlah pemain, Milan mampu mempertahankan skor 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Rossoneri dalam persaingan merebut tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
| Statistik | AC Milan | Como |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 59% | 41% |
| Tembakan | 15 | 8 |
| Tembakan ke Gawang | 6 | 3 |
| Tendangan Sudut | 7 | 3 |
| Kartu Kuning | 1 | 3 |
| Kartu Merah | 0 | 1 |
AC MILAN XI (4-2-3-1): Mike Maignan; Theo Hernandez, Malick Thiaw, Matteo Gabbia, Kyle Walker; Yunus Musah, Warren Bondo; Rafael Leao, Tijjani Reijnders, Christian Pulisic; Santiago Gimenez.
Pelatih: Sergio Conceicao.
COMO XI (4-2-3-1): Jean Butez; Alex Valle, Marc Kempf, Edoardo Goldaniga, Ivan Smolcic; Lucas Da Cunha, Maxence Caqueret; Gabriel Strefezza, Nico Paz, Assane Diao; Patrick Cutrone.
Pelatih: Cesc Fabregas.
AC Milan menunjukkan mental juara dalam pertandingan ini. Meskipun sempat tertinggal lebih dulu, Rossoneri mampu bangkit dengan permainan agresif di babak kedua. Gol dari Christian Pulisic dan Tijjani Reijnders menjadi pembeda yang membawa Milan meraih kemenangan penting.
Bagi Como, meskipun mereka memberikan perlawanan sengit, beberapa kesalahan di lini belakang dan kartu merah di akhir laga membuat mereka gagal membawa pulang poin. Cesc Fabregas perlu segera merancang strategi baru agar Como bisa kembali meraih hasil positif dalam pertandingan selanjutnya.
Dengan performa yang semakin solid, Milan kini mulai menatap papan atas dengan lebih optimis. Akankah mereka berhasil mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan? Kita tunggu kelanjutan perjalanan mereka di Serie A!
maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…
maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…
maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…
maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…
maniakbola.orgĀ Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…
maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…