Penghargaan Ballon d’Or 2025 semakin mendekati momen penentuan. Di musim yang penuh kejutan ini, belum terlihat satu sosok pemain yang benar-benar mendominasi secara absolut seperti era Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo dulu
MANIAKBOLA.ORG Ballon d’Or 2025 Power Ranking: 13 Besar Kandidat Terkuat, Bukan Yamal atau Raphinha yang Teratas! Penghargaan Ballon d’Or 2025 semakin mendekati momen penentuan. Di musim yang penuh kejutan ini, belum terlihat satu sosok pemain yang benar-benar mendominasi secara absolut seperti era Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo dulu. Sebaliknya, nama-nama baru mulai mencuat, dan perebutan posisi teratas terasa lebih terbuka dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Tahun lalu, Rodri (Manchester City & Timnas Spanyol) berhasil menggondol trofi Ballon d’Or 2024 berkat kontribusinya dalam meraih Premier League dan Euro 2024. Namun, untuk tahun ini, banyak wajah baru masuk dalam radar. Beberapa di antaranya muncul dari tim-tim raksasa seperti PSG, Barcelona, hingga Bayern Munchen. Sementara itu, faktor performa di Liga Champions, kompetisi domestik, dan pengaruh individu masih menjadi acuan utama dalam power ranking ini.
Berikut adalah 13 kandidat terkuat Ballon d’Or 2025, lengkap dengan analisis performa dan peluang mereka di tahun yang penuh persaingan ini:
🏆 Gelar: Ligue 1, Trophée des Champions
Meskipun tak banyak mencetak gol atau assist, Vitinha menjadi “otak” permainan PSG musim ini. Ia tampil sebagai pengatur tempo, dan kontribusinya seringkali tidak terlihat di statistik. Namun bagi pelatih dan pengamat, kehadiran Vitinha di lini tengah adalah kunci kestabilan permainan PSG.
🏆 Gelar: Ligue 1
Salah satu full-back terbaik musim ini, Nuno Mendes tampil luar biasa di Liga Champions. Ia mematikan pergerakan winger-winner top seperti Mohamed Salah dan Bukayo Saka, dan berperan penting dalam keberhasilan PSG menyingkirkan Liverpool dan Arsenal.
🏆 Gelar: Ligue 1
Pindah ke PSG setelah gagal nyetel di Napoli di bawah Conte, Kvaratskhelia bangkit dan mencetak 11 gol serta 11 assist sejauh ini. Penampilannya saat melawan Aston Villa di Liga Champions membuktikan kualitasnya. Jika PSG bisa juara Eropa, namanya bisa naik drastis.
🏆 Gelar: Copa del Rey, Supercopa de España
Meski usia tak muda lagi, Lewandowski masih buas di depan gawang: 42 gol dan 5 assist musim ini. Sayangnya, tanpa gelar La Liga atau Liga Champions, pamornya tertutup oleh rekan setim seperti Yamal dan Raphinha. Namun, pengalaman dan ketajaman tetap jadi aset besar.
🏆 Gelar: Potensi Scudetto & Liga Champions
Lautaro sedang menjalani musim terbaiknya. Ia membawa Inter Milan ke final Liga Champions dan bersaing ketat untuk Scudetto. Jika berhasil meraih salah satu — atau keduanya — peluangnya melesat ke lima besar Ballon d’Or sangat terbuka.
🏆 Gelar: UEFA Super Cup, Intercontinental Cup
Musim pertama Mbappe di Real Madrid sebenarnya cukup impresif secara individu (36 gol di semua kompetisi). Namun kegagalan Madrid di La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions memengaruhi penilaiannya. Tanpa gelar mayor, posisinya jadi kurang solid.
🏆 Gelar: Bundesliga
Akhirnya! Setelah bertahun-tahun, Harry Kane mengangkat trofi mayor pertamanya: Bundesliga. Ia juga memimpin daftar top skor dengan 25 gol. Jika Bayern bisa menambah gelar di Eropa, kans Kane masuk tiga besar Ballon d’Or terbuka lebar.
🏆 Gelar: Copa del Rey, Supercopa de España
Pemain tengah dengan visi luar biasa, Pedri menjadi jantung serangan Barcelona. Keakuratannya dalam mengatur ritme dan distribusi bola menjadikan dia sebagai calon pemimpin masa depan Blaugrana. Jika Barca menjuarai La Liga, namanya akan melesat di klasemen Ballon d’Or.
🏆 Gelar: Premier League
Salah menunjukkan bahwa usia hanyalah angka. Ia memimpin daftar top skor Premier League (28 gol) dan membawa Liverpool ke tangga juara liga. Jika menambah gelar Eropa atau menampilkan performa luar biasa di Piala Dunia Klub, ia bisa masuk posisi tiga besar.
🏆 Gelar: Ligue 1, Trophée des Champions
Donnarumma tampil solid di bawah mistar PSG. Ia menjadi penentu kemenangan dalam banyak laga, terutama di Liga Champions. Meski jarang kiper menang Ballon d’Or, performanya musim ini memberi alasan kuat untuk dilirik. Jika PSG juara UCL, namanya wajib diperhitungkan.
🏆 Gelar: Copa del Rey, Supercopa de España
Setelah kedatangan Hansi Flick, Raphinha menjelma jadi mesin gol Barcelona. Ia sudah mencetak 37 gol dan 25 assist, torehan yang luar biasa. Jika Barcelona menambah trofi La Liga dan Raphinha terus tampil konsisten, ia punya kans emas meraih Ballon d’Or pertamanya.
🏆 Gelar: Copa del Rey, Supercopa de España
Sensasi baru dunia sepak bola. Di usia 17 tahun, Yamal bukan hanya tampil rutin di tim utama Barcelona, tapi juga mencetak banyak gol penting. Kecepatan, dribbling, dan keberaniannya luar biasa. Jika berhasil membawa Barca juara La Liga dan tampil apik di Euro 2025, Yamal bisa jadi pemenang Ballon d’Or termuda sepanjang masa.
🏆 Gelar: Ligue 1, Trophée des Champions (dan berpeluang Liga Champions)
Ousmane Dembele mencuri perhatian dunia dengan penampilan eksplosifnya. Musim ini ia mencetak 35 gol dan 12 assist, dan menjadi pilar penting PSG dalam perjalanan mereka di Ligue 1 dan Liga Champions. Jika PSG berhasil meraih gelar UCL — yang belum pernah mereka menangkan — Dembele berpotensi menjadi kandidat utama Ballon d’Or 2025. Perpaduan antara kontribusi kolektif dan statistik individu menjadikan dia paling layak memimpin ranking saat ini.
Tidak seperti era Messi-Ronaldo, Ballon d’Or 2025 hadir dengan ketegangan dan ketidakpastian tinggi. Belum ada dominator tunggal, dan semua tergantung pada hasil akhir musim — terutama di Liga Champions, kompetisi domestik, serta performa masing-masing pemain di tim nasional menjelang Euro 2025 dan Copa America.
Siapa pilihan Anda? Apakah Dembele akan membawa pulang trofi Ballon d’Or pertamanya? Atau Yamal mencetak sejarah sebagai pemenang termuda? Atau justru nama kejutan seperti Donnarumma atau Lautaro yang mencuat di akhir musim?
Tulis prediksi kalian di kolom komentar dan terus ikuti update terbaru hanya di Maniak Bola!
maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…
maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…
maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…
maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…
maniakbola.org Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…
maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…