Crystal Palace Siapkan Pelatih Kontroversial dari La Liga
maniakbola.org Crystal Palace telah memiliki waktu hampir empat bulan untuk mencari pengganti Oliver Glasner sebagai manajer setelah pengumuman kepergiannya pada Januari lalu. Glasner berencana meninggalkan Selhurst Park musim panas ini dengan harapan bisa menambah trofi di lemari piala klub, setelah sukses membawa Eagles meraih trofi Piala FA, yang merupakan gelar utama pertama dalam sejarah klub.
Dengan waktu yang cukup untuk merencanakan masa depan, beberapa nama pelatih yang potensial mulai muncul, termasuk Andoni Iraola yang baru saja meninggalkan Bournemouth, dalam pencarian mereka untuk mengisi posisi kosong tersebut. Namun, pencarian ini bisa menjadi rumit mengingat akan ada banyak perubahan pelatih di Premier League, yang mungkin mempengaruhi keputusan mereka.
Salah satu pelatih yang paling sering disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Glasner adalah Jose Bordalas , manajer Getafe. Bordalas sebelumnya telah dilaporkan sebagai kandidat utama untuk posisi ini sejak bulan Desember, bahkan sebelum kepergian Glasner diumumkan secara resmi. Menariknya, Bordalas juga secara terbuka mengindikasikan kesediaannya untuk pindah ke klub lain.
Menurut laporan dari media Spanyol, Marca, Bordalas yang berusia 62 tahun telah menolak beberapa tawaran untuk memperpanjang kontraknya di Madrid, mengingat keluhan yang sering ia sampaikan mengenai keterbatasan finansial di klub La Liga tersebut. Meski menghadapi tantangan, Bordalas berhasil membawa Getafe menduduki peringkat ketujuh di klasemen dan berpeluang untuk kembali berlaga di Eropa, setelah sebelumnya ia membawa tim tersebut ke Liga Europa pada musim 2019/20.
Namun, keputusan untuk merekrut Bordalas bisa menjadi kontroversial, mengingat gaya permainan yang diadopsinya sering mendapat kritik. Ia dikenal dengan pendekatan ‘anti-sepakbola’, yang membuat Getafe memiliki rata-rata penguasaan bola terendah di La Liga dan mencatat pelanggaran tertinggi per pertandingan. Hal ini memicu kemarahan negatif dari banyak tokoh sepak bola Spanyol, termasuk mantan pemain dan pelatih Barcelona, Xavi, yang menyebut gaya permainan Bordalas sebagai ‘memalukan’.
Lebih jauh lagi, Bordalas juga terlibat dalam kontroversi saat Getafe merekrut mantan penyerang Manchester United, Mason Greenwood, yang menghadapi berbagai tuduhan serius sebelum akhirnya semua tuduhan tersebut dicabut. Dalam pernyataan yang ia berikan pada September 2023, Bordalas menyatakan bahwa situasi tersebut terlalu sensitif untuk dipermainkan, menekankan pentingnya fokus pada sepakbola dan memberikan dukungan kepada Greenwood untuk kembali ke performa terbaiknya.
Dengan berbagai tantangan dan kontroversi yang melingkupi Bordalas, keputusan Crystal Palace untuk merekrutnya tentu akan menjadi sorotan, baik dari penggemar maupun analis sepak bola. Bagaimana masa depan klub ini akan terungkap di bawah kepemimpinan pelatih baru, masih harus kita tunggu dan saksikan.
maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…
maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…
maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…
maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…
maniakbola.org Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…
maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…