Pertandingan sengit tersaji saat Borneo FC menjamu Persib Bandung dalam laga tunda pekan ke-21 BRI Super League musim 2025/2026
Pertandingan sengit tersaji saat Borneo FC menjamu Persib Bandung dalam laga tunda pekan ke-21 BRI Super League musim 2025/2026. Duel yang digelar di Stadion Segiri pada Minggu malam (15/03/2026) WIB tersebut berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1.
Laga ini tidak hanya menghadirkan pertarungan taktik antara dua tim papan atas, tetapi juga penuh drama, terutama setelah keputusan Video Assistant Referee (VAR) yang memengaruhi jalannya pertandingan. Selain itu, sejumlah peluang emas di menit-menit akhir juga menambah ketegangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Borneo FC yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri berhasil menyelamatkan diri dari kekalahan setelah tertinggal lebih dulu. Sementara itu Persib Bandung harus puas membawa pulang satu poin meski sempat unggul lebih dahulu.
Gol bagi tim tuan rumah dicetak oleh Mariano Peralta melalui titik penalti, sedangkan Persib Bandung membuka keunggulan lewat Adam Alis pada babak pertama.
Hasil imbang ini membuat Borneo FC mengoleksi 54 poin dan tetap menempati posisi kedua klasemen sementara. Di sisi lain, Persib Bandung masih bertahan di puncak klasemen dengan total 58 poin dari 25 pertandingan yang telah dijalani musim ini.
Sejak pertandingan dimulai, Borneo FC langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. Tim berjuluk Pesut Etam tersebut berusaha menekan pertahanan Persib Bandung meski tempo permainan masih terbilang sedang pada awal laga.
Meski mendominasi penguasaan bola di menit-menit awal, Borneo FC mengalami kesulitan untuk menembus rapatnya pertahanan Persib. Tim tamu terlihat lebih memilih bermain disiplin dengan menumpuk pemain di area pertahanan, terutama di sekitar kotak penalti mereka.
Strategi bertahan Persib akhirnya membuahkan hasil ketika mereka mampu mencuri gol terlebih dahulu pada menit ke-14. Adam Alis berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti Borneo FC.
Situasi tersebut bermula dari kegagalan lini belakang Borneo dalam melakukan sapuan bola dengan sempurna. Bola liar kemudian jatuh ke kaki Adam Alis yang langsung melepaskan tembakan keras dari jarak dekat. Sepakan tersebut tak mampu dihentikan oleh kiper Nadeo Argawinata dan membuat Persib unggul 1-0.
Setelah gol tersebut, Persib semakin percaya diri dalam melancarkan serangan. Pada menit ke-19, mereka hampir menggandakan keunggulan melalui aksi Berguinho.
Dalam sebuah serangan cepat, pemain asal Brasil tersebut berhasil menusuk ke dalam kotak penalti Borneo FC sebelum melepaskan tembakan keras. Namun sayangnya, bola hasil tendangannya justru melambung di atas mistar gawang meskipun ia berada dalam posisi yang cukup bebas.
Borneo FC tak tinggal diam. Tim tuan rumah mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan mereka.
Pada menit ke-21, Borneo hampir saja menyamakan kedudukan. Mariano Peralta mengirimkan umpan silang dari sisi kiri menuju tiang jauh. Bola kemudian disambut oleh Koldo Obieta yang melakukan sontekan menggunakan kaki kanan. Namun arah bola masih melebar tipis di samping gawang Persib.
Beberapa menit kemudian, Persib kembali memberikan ancaman melalui tendangan bebas Frans Putros dari jarak sekitar 25 meter di depan kotak penalti. Sepakan keras yang ia lepaskan mengarah ke sisi kanan gawang, namun Nadeo Argawinata masih mampu melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola tersebut.
Menjelang akhir babak pertama, Borneo FC kembali mendapatkan peluang emas. Kali ini kesempatan datang melalui sundulan Koldo Obieta setelah menerima umpan akurat dari Christophe Nduwarugira.
Sayangnya, sundulan striker tersebut masih melambung tipis di atas mistar gawang Persib Bandung.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Persib Bandung tetap unggul sementara dengan skor 1-0 atas tuan rumah Borneo FC.
BACA JUGA : Hasil Real Madrid vs Elche: Los Blancos Menang Meyakinkan 4-1, Terus Tempel Barcelona di Puncak La Liga
Memasuki babak kedua, kedua tim tampil lebih agresif. Borneo FC yang tertinggal satu gol mulai meningkatkan tekanan demi mencari gol penyeimbang.
Kesempatan emas bagi Borneo datang pada menit ke-48. Mariano Peralta melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum mengirimkan umpan tarik ke dalam kotak penalti.
Bola kemudian diteruskan oleh Astina kepada Koldo Obieta yang berdiri bebas di belakangnya. Namun peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik karena tendangan Obieta justru melebar tipis di sisi kiri gawang Persib.
Seiring berjalannya waktu, pertandingan semakin menarik karena kedua tim saling melancarkan serangan. Tempo permainan pun meningkat dibandingkan babak pertama.
Namun meskipun kedua tim bermain terbuka, peluang emas yang benar-benar mengancam gawang masih cukup jarang tercipta karena solidnya lini pertahanan masing-masing tim.
Momen penting akhirnya terjadi pada menit ke-80 ketika wasit menghentikan pertandingan untuk memeriksa tayangan VAR. Keputusan tersebut diambil setelah muncul dugaan pelanggaran handball di dalam kotak penalti Persib Bandung.
Setelah melakukan peninjauan cukup lama di layar monitor, wasit akhirnya memutuskan memberikan hadiah penalti kepada Borneo FC. Federico Barros dianggap melakukan pelanggaran karena bola mengenai tangannya di area terlarang.
Keputusan tersebut tentu disambut antusias oleh para pemain dan pendukung Borneo FC di stadion.
Eksekusi penalti kemudian diambil oleh Mariano Peralta pada menit ke-84. Dengan penuh ketenangan, pemain asal Argentina tersebut berhasil mengecoh kiper Persib, Teja Paku Alam, sekaligus menyamakan skor menjadi 1-1.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin panas, terutama di menit-menit akhir laga.
Drama kembali terjadi pada masa tambahan waktu. Tepatnya pada menit ke-90+1, wasit kembali memeriksa VAR setelah adanya insiden di kotak penalti Borneo FC saat situasi sepak pojok.
Persib Bandung sempat berharap mendapatkan hadiah penalti karena adanya dugaan pelanggaran terhadap Patricio Matricardi. Namun setelah melihat tayangan ulang, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran sehingga pertandingan dilanjutkan.
Menit-menit terakhir pertandingan benar-benar dipenuhi peluang dramatis dari kedua tim.
Pada menit ke-90+4, Mariano Peralta hampir saja menjadi pahlawan kemenangan Borneo FC. Ia melakukan akselerasi cepat dari sisi kiri sebelum masuk ke dalam kotak penalti.
Peralta berhasil melewati para bek Persib dan tinggal berhadapan dengan Teja Paku Alam. Namun sayangnya, tendangan kaki kirinya masih mampu diblok oleh sang kiper.
Tidak lama berselang, Persib juga mendapatkan kesempatan emas untuk mencetak gol kemenangan.
Pada menit ke-90+7, Beckham Putra memperoleh peluang dari skema serangan balik cepat. Ia berhasil melewati kiper Nadeo Argawinata di dalam kotak penalti dan memiliki ruang untuk melepaskan tembakan ke gawang yang sudah kosong.
Namun keberuntungan tidak berpihak kepada Persib. Kei Hirose tampil heroik dengan melakukan blok krusial yang membelokkan arah bola sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1.
Borneo FC
Nadeo Argawinata; Alfharezzi Buffon, Komang Teguh, Christophe Nduwarugira, Caxambu; Mohammad Anez, Kei Hirose, Juan Villa; Rivaldo Pakpahan, Mariano Peralta, Koldo Obieta.
Pelatih: Fabio Lefundes
Persib Bandung
Teja Paku Alam; Eliano Reijnders, Federico Barba, Patricio Matricardi, Kakang Rudianto; Adam Alis, Frans Putros; Luciano Guaycochea, Uilliam Barros, Berguinho; Andrew Jung.
Pelatih: Bojan Hodak
Tambahan satu poin membuat Borneo FC tetap berada di posisi kedua klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 54 poin.
Sementara itu Persib Bandung masih mempertahankan posisi puncak klasemen dengan total 58 poin dari 25 pertandingan yang sudah dimainkan.
Hasil ini membuat persaingan menuju gelar juara semakin menarik karena jarak antara kedua tim masih cukup dekat dan kompetisi masih menyisakan sejumlah pertandingan penting.
maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…
maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…
maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…
maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…
maniakbola.orgĀ Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…
maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…