Inter Milan kembali menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara Serie A musim 2025/2026. Bertandang ke markas Genoa di Stadio Luigi Ferraris
maniakbola.org – Hasil Genoa vs Inter: Nerazzurri Rebut Puncak Klasemen, Milan Tergusur Inter Milan kembali menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara Serie A musim 2025/2026. Bertandang ke markas Genoa di Stadio Luigi Ferraris, Nerazzurri sukses membawa pulang kemenangan penting dengan skor 2-1 pada laga yang berlangsung Senin (15/12/2025) dini hari WIB. Tambahan tiga poin ini menjadi sangat berarti karena sekaligus mengantar Inter naik ke posisi teratas klasemen sementara.
Kesempatan untuk kembali menduduki singgasana Serie A dimanfaatkan Inter secara maksimal. Sebelumnya, dua pesaing terdekat mereka, AC Milan dan Napoli, sama-sama gagal meraih kemenangan pada giornata yang sama. Situasi tersebut membuka jalan bagi Inter untuk melakukan kudeta di puncak klasemen, dan pasukan Cristian Chivu menjawabnya dengan performa efektif di kandang lawan.
Kemenangan ini juga memperpanjang catatan positif Inter saat bermain tandang. Dalam enam laga terakhir Serie A di luar kandang, Nerazzurri mampu mengamankan lima kemenangan, sebuah statistik yang menegaskan konsistensi mereka sepanjang musim.
Sementara itu, hasil minor kembali menghantam Genoa. Klub berjuluk Il Grifone tersebut belum mampu mengakhiri tren negatif saat berhadapan dengan Inter. Dengan kekalahan ini, Genoa kini tercatat tak pernah menang dalam 13 pertemuan liga terakhir melawan Nerazzurri. Posisi mereka di klasemen pun semakin rawan, terjerembap di peringkat ke-16 dan hanya unggul dua poin dari zona degradasi.
BACA JUGA : Hasil Arsenal vs Wolves: Drama Dua Gol Bunuh Diri Antar The Gunners Amankan Tiga Poin Penting
Sejak peluit awal dibunyikan, Inter langsung menunjukkan niat menguasai jalannya pertandingan. Mereka tampil dominan lewat penguasaan bola yang stabil, pergerakan antarlini yang cair, serta tekanan konstan ke area pertahanan Genoa. Tempo permainan dikendalikan sepenuhnya oleh tim tamu.
Keunggulan Inter hadir sangat cepat dan datang dari sosok yang tak banyak diprediksi. Bek tengah Yann Bisseck membuka keunggulan pada menit keenam melalui sepakan jarak jauh. Bola yang dilepaskannya mengarah ke tiang dekat dan gagal dijangkau oleh penjaga gawang Genoa, Nicola Leali. Gol ini membuat Inter langsung unggul dan semakin percaya diri.
Setelah gol pembuka, Inter tetap memegang kendali permainan. Namun, Genoa mencoba merespons dengan bertahan lebih rapat dan meminimalkan ruang di area berbahaya. Strategi ini sempat membuat Nerazzurri kesulitan menciptakan peluang bersih meski unggul dalam penguasaan bola.
Tekanan Inter baru kembali membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama. Kapten tim, Lautaro Martínez, menunjukkan kualitas individunya di kotak penalti. Penyerang asal Argentina itu mampu melewati pengawalan lawan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang terarah ke sudut gawang. Gol tersebut memastikan Inter menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol tanpa balas.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Genoa mencoba mengubah pendekatan permainan. Di bawah arahan Daniele De Rossi, tuan rumah meningkatkan intensitas serangan dan lebih berani menekan lini tengah Inter. Namun, solidnya pertahanan Nerazzurri membuat Genoa kesulitan menembus sepertiga akhir lapangan.
Sepanjang awal babak kedua, laga berjalan relatif datar. Inter tak terburu-buru menyerang, memilih menjaga tempo dan mengontrol permainan, sementara Genoa masih mencari celah untuk menciptakan peluang berbahaya.
Perubahan baru terasa pada 20 menit terakhir pertandingan. Genoa akhirnya mampu memanfaatkan kelengahan di lini belakang Inter. Vitinha mencetak gol yang menghidupkan harapan tuan rumah setelah memaksimalkan bola liar di kotak penalti. Ia berhasil mengecoh Yann Sommer sebelum mendorong bola ke gawang kosong. Gol ini juga menjadi tembakan tepat sasaran pertama Genoa dalam pertandingan tersebut.
Gol Vitinha sempat meningkatkan atmosfer di Stadio Luigi Ferraris. Genoa mencoba menekan lebih agresif demi mencari gol penyeimbang. Meski demikian, Inter menunjukkan kedewasaan bermain. Mereka tetap disiplin menjaga posisi, memotong alur serangan lawan, dan memanfaatkan waktu dengan efektif.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk keunggulan Inter tetap bertahan. Nerazzurri pun memastikan pulang dengan tiga poin krusial.
Kemenangan ini membawa Inter Milan kembali ke puncak klasemen Serie A 2025/2026, menggeser AC Milan yang sebelumnya berada di posisi teratas. Konsistensi performa tandang menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Inter sejauh ini.
Bagi Genoa, kekalahan ini menjadi sinyal peringatan serius. Posisi mereka yang hanya terpaut tipis dari zona degradasi menuntut perbaikan segera, terutama dalam efektivitas serangan dan konsentrasi bertahan.
Genoa:
Nicola Leali; Alessandro Marcandalli, Sebastian Otoa, Johan Vasquez; Brooke Norton-Cuffy, Mikael Ellertsson, Ruslan Malinovskyi, Morten Frendrup, Aaron Martin; Lorenzo Colombo, Vitinha.
Pelatih: Daniele De Rossi.
Inter Milan:
Yann Sommer; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Luis Henrique, Petar Sucic, Piotr Zielinski, Nicolo Barella, Carlos Augusto; Francesco Pio Esposito, Lautaro Martínez.
Pelatih: Cristian Chivu.
Penguasaan bola: 36% – 64%
Umpan: 285 – 534
Tembakan: 5 – 18
Tembakan tepat sasaran: 3 – 8
Pelanggaran: 10 – 20
Kartu kuning: 1 – 3
Kartu merah: 0 – 0
Offside: 0 – 1
Tendangan sudut: 1 – 6
Hasil ini membuat persaingan di papan atas Serie A semakin ketat. Inter kini memimpin klasemen, sementara perburuan zona Eropa dan upaya bertahan dari degradasi kian memanas seiring berjalannya musim.
maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…
maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…
maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…
maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…
maniakbola.org Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…
maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…