MANIAKBOLA.ORG – Hasil Napoli vs Roma: Duel Sengit di Maradona Berakhir Imbang 2-2, I Partenopei Bangkit dari Tekanan! Pertarungan panas tersaji pada giornata ke-25 Serie A musim 2025/2026 saat Napoli menjamu AS Roma di Stadion Diego Armando Maradona. Laga yang diprediksi berjalan ketat ini benar-benar menghadirkan drama hingga menit-menit akhir. Tuan rumah yang sempat dua kali tertinggal akhirnya mampu memaksakan skor imbang 2-2 dalam duel yang berlangsung intens sejak awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Napoli tetap bersaing di papan atas klasemen sementara. Mereka kini mengoleksi 50 poin dan berada di posisi ketiga. Sementara Roma terus membayangi di peringkat keempat dengan raihan 47 poin. Selisih angka yang tipis membuat persaingan menuju zona Liga Champions semakin panas.
Babak Pertama: Roma Mengejutkan, Napoli Membalas
Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri, Napoli langsung mengambil alih kendali permainan. Tim besutan Antonio Conte tampil agresif sejak menit awal. Penguasaan bola mutlak berada di kaki para pemain Partenopei yang mencoba membongkar pertahanan rapat Roma.
Namun dominasi tersebut justru tak langsung membuahkan hasil. Sebaliknya, Roma yang tampil lebih sabar justru sukses mencuri gol terlebih dahulu. Memanfaatkan skema serangan balik cepat, Bryan Zaragoza mengirimkan umpan tarik berbahaya ke dalam kotak penalti. Bola tersebut disambar dengan penyelesaian klinis oleh Donyell Mallen yang tanpa ampun menaklukkan kiper tuan rumah.
Gol itu sempat membuat stadion terdiam. Bahkan sempat terjadi pengecekan VAR karena ada dugaan offside dalam proses build-up serangan. Setelah peninjauan singkat, wasit mengesahkan gol tersebut karena tidak ditemukan pelanggaran posisi. Roma pun memimpin 0-1.
Tertinggal satu gol membuat Napoli meningkatkan intensitas tekanan. Mereka terus menggempur lini belakang Roma dengan variasi serangan dari sisi sayap maupun percobaan tembakan jarak jauh. Lobotka dan Elmas berperan besar dalam mengatur ritme permainan di lini tengah.
Upaya tanpa henti Napoli akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-40, Leonardo Spinazzola melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras dan tak mampu dijangkau Mile Svilar. Skor berubah menjadi 1-1 dan kembali menghidupkan atmosfer stadion.
Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Napoli sebelum turun minum. Kedua tim menutup paruh pertama dengan kedudukan imbang.
BACA JUGA : Hasil Arema FC vs Semen Padang: Singo Edan Pesta Tiga Gol di Kanjuruhan
Babak Kedua: Drama Penalti dan Gol Spektakuler
Memasuki babak kedua, Roma melakukan penyegaran dengan memasukkan Matias Soule menggantikan Bryan Zaragoza. Pergantian ini memberi energi baru di sektor serang tim tamu.
Napoli tetap tampil menekan di awal babak kedua. Mereka mencoba mempertahankan dominasi penguasaan bola. Namun Roma tampil disiplin dan beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat.
Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-68. Rrahmani dinilai melanggar Wesley di dalam kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih setelah melihat posisi yang cukup jelas. Keputusan tersebut memicu protes dari para pemain Napoli, namun tak mengubah keputusan akhir.
Donyell Mallen kembali menjadi eksekutor. Dengan tenang, ia mengarahkan bola ke sudut gawang dan sukses memperdaya penjaga gawang. Roma kembali unggul 1-2 dan untuk kedua kalinya Napoli harus mengejar ketertinggalan.
Situasi ini membuat pertandingan semakin terbuka. Napoli meningkatkan tekanan dengan memasukkan lebih banyak pemain ke area pertahanan Roma. Umpan-umpan silang terus dilepaskan, sementara percobaan tembakan jarak jauh menjadi opsi alternatif.
Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-82. Alisson Santos mencetak gol penyama kedudukan lewat tembakan mendatar keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras tanpa bisa dihentikan Svilar. Stadion kembali bergemuruh menyambut gol penyeimbang tersebut.
Skor berubah menjadi 2-2 dan pertandingan memasuki fase paling menegangkan. Kedua tim sama-sama bernafsu mencetak gol kemenangan. Napoli menekan habis-habisan, sementara Roma berusaha memanfaatkan celah lewat transisi cepat.
Meski sejumlah peluang tercipta di sisa waktu pertandingan, tak ada tambahan gol hingga wasit meniup peluit panjang. Duel klasik ini pun harus berakhir dengan pembagian poin.
Analisis Jalannya Pertandingan
Secara statistik, Napoli tampil lebih dominan. Mereka mencatatkan 61 persen penguasaan bola dibanding 39 persen milik Roma. Total tembakan Napoli mencapai 10 percobaan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Roma sendiri mencatat sembilan tembakan namun hanya dua yang mengarah ke gawang.
Dari sisi agresivitas, kedua tim sama-sama mencatat 13 pelanggaran. Roma sedikit lebih sering terjebak offside dengan dua kali pelanggaran posisi dibanding satu milik Napoli.
Meski mendominasi permainan, Napoli harus mengakui efektivitas Roma dalam memanfaatkan peluang. Dua gol Mallen menunjukkan betapa tajamnya lini depan tim tamu saat mendapat ruang.
Susunan Pemain
Napoli (3-4-2-1)
Milinkovic-Savic; Beukema, Buongiorno, Rrahmani; Spinazzola, Elmas, Lobotka, Gutierrez; Vergara, Politano; Hojlund
Pelatih: Antonio Conte
AS Roma (3-4-2-1)
Svilar; Ghilardi, Ndicka, Mancini; Franca, Pisilli, Cristante, Zelik; Zaragoza, Pellegrini; Mallen
Pelatih: Gian Piero Gasperini
BACA JUGA : Liverpool vs Brighton & Hove Albion: Mohamed Salah Bersinar, The Reds Melaju ke Putaran Kelima FA Cup
Dampak di Klasemen
Tambahan satu poin membuat Napoli tetap berada dalam persaingan ketat perebutan gelar maupun zona empat besar. Konsistensi menjadi tantangan utama bagi skuad Conte jika ingin terus menempel pemuncak klasemen.
Di sisi lain, Roma menunjukkan mentalitas kuat sebagai tim penantang serius musim ini. Meski gagal membawa pulang tiga poin, performa mereka di kandang lawan membuktikan kapasitas untuk bersaing di papan atas.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling menarik di pekan ke-25 Serie A. Intensitas tinggi, drama VAR, penalti krusial, hingga gol spektakuler menjadikan duel Napoli kontra Roma sebagai tontonan yang memuaskan bagi para pecinta sepak bola Italia.
Dengan kompetisi yang masih panjang, persaingan antara kedua tim dipastikan akan terus memanas hingga akhir musim.