Hasil Persebaya vs Persib: Empat Gol Tercipta, Duel Sengit Berakhir Tanpa Pemenang

MANIAKBOL.ORG– Hasil Persebaya vs Persib: Empat Gol Tercipta, Duel Sengit Berakhir Tanpa Pemenang Pertarungan panas tersaji saat Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-24 BRI Super League musim 2025/2026, Senin (2/3) malam WIB. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, kedua tim menampilkan duel sarat tensi tinggi yang akhirnya berkesudahan imbang 2-2. Empat gol tercipta dalam laga ini, namun tak satu pun tim mampu mengamankan tiga poin penuh.

Sejak peluit awal dibunyikan, atmosfer pertandingan langsung terasa membara. Tuan rumah mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu dengan dukungan penuh Bonek yang memadati stadion. Bahkan, ancaman sudah hadir ketika laga belum genap satu menit. Riyan Ardiyansyah melepaskan percobaan cepat pada detik ke-29, memanfaatkan celah di lini belakang Persib. Namun refleks gemilang Teja Paku Alam mampu menggagalkan peluang tersebut.

Persib tidak tinggal diam. Skuad Maung Bandung membalas lewat permainan cepat dan umpan-umpan terukur dari lini tengah. Pada menit ke-23, peluang emas didapat Saddil Ramdani. Berhadapan langsung dengan Ernando Ari, eks winger timnas itu mencoba menaklukkan kiper Persebaya. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih bisa diantisipasi dengan baik. Skor 0-0 tetap bertahan meski kedua tim silih berganti menebar ancaman.

Persebaya Unggul Lewat Titik Putih

Menjelang turun minum, intensitas laga semakin meningkat. Persebaya akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-41. Insiden terjadi di kotak penalti Persib ketika Bruno Moreira dijatuhkan Federico Barba. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih setelah melihat pelanggaran yang cukup jelas.

Bruno sendiri maju sebagai algojo. Dengan tenang, ia mengarahkan bola ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau Teja Paku Alam. Gol tersebut membuat stadion bergemuruh. Persebaya memimpin 1-0 dan semakin percaya diri mengendalikan permainan.

Persib sempat menyamakan kedudukan pada masa injury time babak pertama lewat sontekan Kakang Rudianto. Namun, gol itu dianulir karena dalam prosesnya Ramon Tanque kedapatan melakukan handball. Keputusan wasit membuat kubu Persib kecewa, tetapi skor 1-0 untuk tuan rumah tetap bertahan hingga jeda.

BACA JUGA : Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026: Mungkinkah Timnas Indonesia Dilirik FIFA Sebagai Pengganti?


Babak Kedua: Balas-Membalas Gol Warnai Pertandingan

Memasuki paruh kedua, Persib tampil lebih agresif. Tim asuhan Bojan Hodak langsung meningkatkan tempo permainan dan menekan sejak menit awal. Hasilnya terlihat pada menit ke-51. Luciano Guaycochea melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke gawang Persebaya. Ernando Ari tak kuasa menahan laju bola, dan skor berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi titik balik momentum. Persib semakin percaya diri dan menguasai jalannya pertandingan. Kombinasi permainan cepat antara Beckham Putra dan Berguinho kerap merepotkan lini belakang Bajul Ijo.

Pada menit ke-73, Maung Bandung berbalik unggul. Aksi individu Beckham Putra membuka ruang sebelum memberikan bola ke Berguinho. Sepakan Berguinho sempat mengarah ke gawang dan disambut Andrew Jung yang dengan sigap mencocor bola menjadi gol. Persib kini memimpin 2-1 dan membuat tekanan beralih ke kubu tuan rumah.

Respons Cepat Persebaya

Tertinggal satu gol, Persebaya tidak menyerah. Bernardo Tavares melakukan beberapa penyesuaian taktik dengan mendorong lini tengah bermain lebih ofensif. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-83.

Toni Firmansyah menunjukkan determinasi tinggi saat melewati hadangan Eliano Reijnders di sisi lapangan. Umpannya yang terukur kemudian disambut Francisco Rivera yang berdiri bebas di kotak penalti. Tanpa kesalahan, Rivera menuntaskan peluang tersebut menjadi gol penyeimbang. Kedudukan kembali imbang 2-2 dan pertandingan memasuki fase krusial.

Di menit-menit akhir, Persib hampir saja mengunci kemenangan. Sergio Castel mendapatkan ruang tembak pada menit ke-90 dan melepaskan sepakan keras. Bola sudah melewati jangkauan Ernando, tetapi membentur tiang gawang. Publik tuan rumah seakan tersentak, sementara pemain Persib hanya bisa menyesali peluang emas yang terbuang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta. Kedua tim harus puas berbagi angka dalam laga yang penuh drama ini.


Dampak Hasil Imbang di Klasemen

Hasil ini membuat Persib Bandung tetap kokoh di puncak klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 54 poin. Tambahan satu angka menjaga jarak mereka dari para pesaing terdekat dalam perburuan gelar musim ini.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya masih bertahan di posisi kelima dengan 39 poin. Meski gagal meraih kemenangan di kandang sendiri, performa mereka menunjukkan konsistensi dan daya juang tinggi menghadapi pemuncak klasemen.

Persaingan papan atas pun semakin menarik. Dengan kompetisi yang masih menyisakan sejumlah pertandingan penting, peluang perubahan posisi di klasemen tetap terbuka lebar.

BACA JUGA : Hasil Kualifikasi Moto3 Thailand 2026: Veda Ega Pratama Tembus Lima Besar, David Almansa Rebut Pole Position


Susunan Pemain Kedua Tim

Persebaya Surabaya (4-3-3)

Ernando Ari; Arief Catur, Leo Lelis, Risto Mitrevski, Jefferson; Milos Raickovic, Sadida Putra, Francisco Rivera; Gali Freitas, Bruno Moreira, Riyan Ardiyansyah.
Pelatih: Bernardo Tavares.

Persib Bandung (4-2-3-1)

Teja Paku Alam; Eliano Reijnders, Federico Barba, Patricio Matricardi, Kakang Rudianto; Luciano Guaycochea, Frans Putros; Saddil Ramdani, Berguinho, Uilliam Barros; Ramon Tanque.
Pelatih: Bojan Hodak.


Kesimpulan: Duel Klasik yang Memenuhi Ekspektasi

Pertandingan antara Persebaya dan Persib kali ini benar-benar mencerminkan kualitas dua tim besar Indonesia. Intensitas tinggi, peluang berlimpah, keputusan kontroversial, hingga drama tiang gawang di menit akhir menjadi bumbu yang membuat laga ini layak disebut salah satu pertandingan terbaik pekan ke-24.

Persebaya memperlihatkan mentalitas kuat dengan mampu bangkit setelah tertinggal. Sementara itu, Persib menunjukkan kedalaman skuad dan efektivitas serangan yang membuat mereka tetap berada di jalur perebutan gelar.

Maniak Bola

Recent Posts

Klopp Akui Sudah Ditawari Jadi Pelatih Timnas Jerman, tapi Kontrak dengan Red Bull Jadi Penghalang

maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…

4 months ago

Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia, Duel Ambisi Tuan Rumah dan Generasi Emas Setan Merah

maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…

4 months ago

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026: Duel Raksasa Dimulai, Jalan Menuju Trofi Semakin Berat

maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…

4 months ago

Menimbang Masa Depan Luka Modric Usai Kroasia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…

4 months ago

Mengapa Portugal Belum Mendapatkan Versi Terbaik Bruno Fernandes di Piala Dunia 2026?

maniakbola.org  Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…

4 months ago

Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Alarm Bahaya untuk Sepak Bola AFC?

maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…

4 months ago