Nama Lionel Messi tak bisa dipisahkan dari sejarah panjang Barcelona. Selama lebih dari satu dekade, ia bukan hanya menjadi ikon klub
maniakbola.org- Lionel Messi Pernah Mendesak Barcelona Lakukan Perombakan Besar, Begini Nasib Enam Pemain yang Masuk Daftar Jual pada 2019 Lionel Messi tak bisa dipisahkan dari sejarah panjang Barcelona. Selama lebih dari satu dekade, ia bukan hanya menjadi ikon klub, tetapi juga figur sentral dalam setiap keputusan penting di atas lapangan. Namun memasuki tahun 2019, hubungan Messi dan Barcelona mulai berada di titik krusial. Sang megabintang merasakan bahwa tim yang selama ini berjaya perlahan kehilangan daya saing, terutama di pentas Eropa.
Serangkaian kegagalan di Liga Champions, termasuk kekalahan menyakitkan dari AS Roma dan Liverpool, meninggalkan luka mendalam. Messi melihat ada masalah struktural dalam skuad, mulai dari regenerasi yang mandek hingga kebijakan transfer yang tidak tepat sasaran. Situasi tersebut membuat ruang ganti memanas dan menimbulkan frustrasi besar di internal tim.
Dalam kondisi itu, Messi dikabarkan mengambil sikap tegas. Ia meminta manajemen Barcelona melakukan perombakan menyeluruh, termasuk melepas beberapa pemain yang dinilai tidak lagi sejalan dengan kebutuhan tim. Bursa transfer musim panas 2019 menjadi momen penting, di mana Messi disebut menyarankan agar klub melakukan “bersih-bersih” demi menyelamatkan masa depan Barcelona.
Media Eropa saat itu melaporkan bahwa ada enam pemain yang secara spesifik masuk dalam daftar yang sebaiknya dilepas. Mereka berasal dari berbagai lini, bahkan sebagian memiliki peran penting dalam skuad. Seiring waktu berjalan, karier keenam pemain tersebut pun berkembang dengan jalur yang berbeda-beda. Berikut kisah lengkap mereka.
BACA JUGA : Daftar Tim yang Lolos Otomatis ke 16 Besar Liga Europa: AS Roma Amankan Tiket di Detik Terakhir
Ivan Rakitic merupakan salah satu pemain paling berjasa dalam era kejayaan Barcelona. Didatangkan dari Sevilla pada 2014, gelandang asal Kroasia itu menjadi bagian vital dalam keberhasilan treble di musim 2014/2015. Kerja keras, disiplin, dan kecerdasannya membuat lini tengah Barcelona begitu seimbang.
Namun memasuki 2019, performa Rakitic mulai mengalami penurunan. Usia yang bertambah dan tuntutan permainan cepat Barcelona membuat kontribusinya tak lagi seefektif sebelumnya. Messi menilai lini tengah membutuhkan darah segar agar mampu bersaing dengan tim-tim elite Eropa.
Rakitic masih bertahan satu musim setelah itu, sebelum akhirnya kembali ke Sevilla pada 2020. Petualangannya berlanjut ke Arab Saudi, lalu ia menutup karier profesionalnya bersama Hajduk Split. Kini, Rakitic tetap berada di dunia sepak bola dengan menjalani peran teknis di klub tersebut.
Kedatangan Philippe Coutinho ke Barcelona sempat menimbulkan ekspektasi luar biasa. Ia diboyong dengan biaya besar dari Liverpool dan diharapkan menjadi penerus kreativitas lini tengah. Sayangnya, dua musim pertamanya di Camp Nou dipenuhi inkonsistensi dan tekanan besar.
Situasi itu membuat Messi mendorong manajemen untuk mencari solusi terbaik, termasuk melepas Coutinho. Pada akhirnya, sang gelandang Brasil pergi dengan status pinjaman dan justru menemukan kembali performa terbaiknya bersama Bayern Munich.
Ironisnya, Coutinho menjadi bagian dari tim Bayern yang mempermalukan Barcelona dengan skor 8-2 di Liga Champions. Setelah kembali ke Camp Nou, masalah kebugaran membuatnya kesulitan bersaing. Pada 2026, di usia 33 tahun, Coutinho memilih pulang ke Brasil dan kini membela Vasco da Gama.
Nama Sergi Roberto mungkin mengejutkan banyak pihak. Meski masuk daftar pemain yang disarankan untuk dilepas, ia justru bertahan cukup lama di Barcelona. Produk asli La Masia ini dikenal sebagai pemain serba bisa dan loyal terhadap klub.
Roberto mencatat lebih dari 370 penampilan bersama tim utama, mengisi berbagai posisi sesuai kebutuhan pelatih. Namun waktu akhirnya tak bisa dilawan. Pada 2024, kebersamaan panjang Roberto dan Barcelona resmi berakhir.
Menariknya, ia menolak tawaran menggiurkan dari Arab Saudi. Roberto memilih melanjutkan karier di Eropa dan kini bermain untuk Como di Serie A, menandai babak baru dalam perjalanan profesionalnya.
Nelson Semedo dikenal sebagai bek kanan dengan kecepatan dan kemampuan menyerang yang baik. Meski demikian, aspek bertahannya kerap menuai kritik. Messi menilai Barcelona membutuhkan full-back yang lebih stabil dan konsisten.
Semedo akhirnya bertahan satu musim lagi sebelum dijual ke Wolverhampton Wanderers pada 2020. Selama bermain di Inggris, ia menjadi pilihan reguler dan menunjukkan perkembangan signifikan.
Dalam sebuah wawancara, Semedo pernah mengungkapkan bahwa bermain bersama Messi adalah pengalaman istimewa. Ia merasa segalanya menjadi lebih mudah karena Messi selalu tahu ke mana bola harus diarahkan. Setelah lima tahun di Premier League, Semedo kini melanjutkan kariernya bersama Fenerbahce.
Mengisi peran peninggalan Andres Iniesta jelas bukan tugas ringan. Arthur Melo sempat digadang-gadang sebagai solusi jangka panjang. Teknik dan visi bermainnya sempat memikat, namun konsistensinya tak pernah benar-benar terjaga.
Messi dan manajemen menyadari bahwa Arthur tidak sepenuhnya cocok dengan kebutuhan taktis tim. Keputusan pun diambil untuk melepasnya pada 2020. Arthur pindah ke Juventus dalam kesepakatan yang melibatkan Miralem Pjanic.
Hingga kini, karier Arthur masih diwarnai perpindahan dan masa pinjaman. Ia saat ini menjalani masa pinjaman di Gremio, berusaha menemukan kembali stabilitas permainannya.
BACA JUGA : Daftar Tim yang Lolos Otomatis ke 16 Besar Liga Europa: AS Roma Amankan Tiket di Detik Terakhir
Kevin Prince Boateng hanya menjalani masa singkat bersama Barcelona. Ia bergabung dengan status pinjaman pada paruh kedua musim 2018/2019, dengan opsi pembelian permanen senilai 8 juta euro.
Messi tidak mendukung pengaktifan opsi tersebut. Barcelona pun mengikuti arahannya, dan Boateng kembali setelah masa pinjaman berakhir. Keputusan itu menutup bab singkat kebersamaan Boateng dan Blaugrana.
Kini, Boateng telah pensiun dari sepak bola profesional. Ia beralih ke dunia kepelatihan dan saat ini menangani tim nasional Socca Australia, membuka lembaran baru di luar lapangan hijau.
Permintaan Lionel Messi pada 2019 menjadi gambaran jelas betapa seriusnya situasi Barcelona saat itu. Ia bukan sekadar bintang lapangan, tetapi juga sosok yang memahami kebutuhan tim secara mendalam. Enam pemain yang masuk daftar jual memiliki cerita dan nasib berbeda, mencerminkan betapa dinamisnya dunia sepak bola.
Kini, kisah tersebut menjadi bagian dari sejarah panjang Barcelona, sekaligus pengingat bahwa bahkan klub sebesar Blaugrana pun tak luput dari fase transisi dan keputusan sulit.
maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…
maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…
maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…
maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…
maniakbola.org Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…
maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…