Liverpool harus menunda pesta juara yang sudah di depan mata setelah secara mengejutkan kalah 2-3 dari Fulham di Craven Cottage pada Minggu (6/4/2025) malam WI
MANIAKBOLA.ORG Kekalahan dari Fulham Tak Goyahkan Ambisi Juara Liverpool: Kapan The Reds Bisa Kunci Gelar Premier League 2025? Liverpool harus menunda pesta juara yang sudah di depan mata setelah secara mengejutkan kalah 2-3 dari Fulham di Craven Cottage pada Minggu (6/4/2025) malam WIB. Hasil ini tentu menjadi pukulan kecil bagi pasukan Arne Slot, yang tengah melaju impresif sepanjang musim ini di Premier League. Namun, satu kekalahan ini tak lantas merusak dominasi Liverpool di klasemen. Mereka tetap berada di puncak dengan keunggulan poin yang cukup nyaman atas para pesaingnya.
Kekalahan tersebut juga menjadi catatan tersendiri—untuk pertama kalinya musim ini, Liverpool menelan kekalahan saat bertandang dalam laga Premier League. Sebelumnya, mereka mencatatkan 26 pertandingan tak terkalahkan di liga, rekor yang menjadi bukti betapa konsistennya performa mereka di bawah asuhan Arne Slot.
Pertandingan di Craven Cottage dimulai dengan dominasi khas Liverpool. Alexis Mac Allister membuka keunggulan di menit ke-13 lewat tendangan jarak jauh memukau yang sempat membuat para fans The Reds berpikir bahwa laga ini akan jadi formalitas menuju kemenangan ke-27 mereka musim ini.
Namun Fulham tidak tinggal diam. Ryan Sessegnon menyamakan skor lewat sundulan akurat pada menit ke-28, disusul oleh Alex Iwobi yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Liverpool untuk membawa tuan rumah unggul di menit ke-41. Rodrigo Muniz menambah derita Liverpool dengan gol ketiga Fulham di babak kedua. Meski Luis Diaz berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol indah di menit ke-76, upaya Liverpool menyamakan kedudukan kandas hingga wasit meniup peluit akhir.
Meski harus pulang tanpa poin, Liverpool sejatinya masih punya peluang besar untuk menyegel gelar Premier League musim 2024/2025 dalam waktu dekat. Dengan keunggulan 11 poin dari Arsenal yang berada di posisi kedua, Liverpool hanya perlu maksimal 11 poin tambahan dari sisa pertandingan mereka musim ini untuk mengunci gelar secara matematis.
Empat pertandingan berikutnya akan jadi penentu. Jika mereka berhasil menang beruntun melawan West Ham, Leicester City, Tottenham Hotspur, dan Chelsea, maka pesta juara bisa digelar lebih cepat, tepatnya saat laga tandang kontra Chelsea di Stamford Bridge pada 4 Mei 2025. Namun, skenario ini bisa berubah jadi lebih manis jika Arsenal kehilangan poin di salah satu laga mereka melawan Brentford, Ipswich Town, Crystal Palace, atau Bournemouth. Dengan demikian, Liverpool bahkan bisa merayakan lebih awal lagi.
Dalam situasi unggul seperti sekarang, banyak tim bisa saja terlena dan mengendurkan intensitas. Tapi tidak dengan Liverpool. Bek tangguh asal Prancis, Ibrahima Konate, menegaskan bahwa seluruh tim berkomitmen penuh untuk terus fokus dan tak mau kecolongan peluang emas yang sudah di depan mata.
“Saya berharap bisa memenangkan setiap trofi, termasuk satu lagi musim ini. Itu target semua pemain, pelatih, staf, klub, dan tentunya para fans,” ujar Konate dalam wawancara usai laga.
“Kami memang unggul jauh dari Arsenal, tapi kami tidak berpikir semuanya sudah selesai. Kami tahu kami harus terus bekerja keras hingga akhir musim untuk mewujudkan sesuatu yang spesial.”
Konate juga menyoroti betapa pengalaman pahit menjadi runner-up di musim-musim sebelumnya menjadi bahan bakar tambahan untuk meraih kejayaan kali ini.
“Saya pernah hampir menjuarai Premier League, juga hampir juara Liga Champions. Tapi pada akhirnya, tak ada yang mengingat siapa yang hampir menang—mereka hanya ingat siapa yang benar-benar juara. Karena itu kami harus fokus dan siap.”
Pelatih Liverpool, Arne Slot, juga menegaskan pentingnya tetap menjaga mentalitas juara, meskipun timnya baru saja menelan kekalahan. Ia meminta para pemain untuk belajar dari kekalahan ini dan kembali dengan semangat yang lebih besar.
“Kami bukan tim yang sempurna, dan hari ini kami membuktikannya. Tapi yang penting adalah bagaimana kami merespons kekalahan ini,” ucap Slot. “Kami harus bangkit, memperbaiki kesalahan, dan merebut gelar ini dengan gaya—dengan cara kami sendiri.”
Slot juga menyebut bahwa dukungan fans akan menjadi kunci dalam fase penentuan ini. “Para suporter telah luar biasa sepanjang musim ini. Kami ingin mempersembahkan sesuatu yang spesial untuk mereka, dan kami hampir sampai ke sana.”
Jika semua berjalan sesuai rencana, Liverpool bisa menyegel gelar Premier League di hadapan publik mereka sendiri, tepatnya dalam laga kandang melawan Crystal Palace pada 25 Mei 2025—yang juga merupakan laga terakhir musim ini. Tentu ini akan menjadi akhir yang sempurna untuk musim gemilang yang penuh kerja keras dan determinasi.
Namun, jadwal yang padat dan lawan-lawan tangguh masih menanti. West Ham yang jadi lawan berikutnya juga sedang dalam performa cukup baik, sementara Tottenham dan Chelsea selalu jadi ancaman besar dalam laga-laga besar.
Poin Saat Ini: 81 poin
Jumlah Laga Tersisa: 6 pertandingan
Selisih Gol: +52
Jumlah Kemenangan: 25
Pencetak Gol Terbanyak: Mohamed Salah (21 gol)
Assist Terbanyak: Dominik Szoboszlai (13 assist)
Musim 2024/2025 bisa menjadi musim yang akan dikenang oleh seluruh penggemar Liverpool. Dominasi mereka sepanjang musim menjadi bukti bahwa The Reds di bawah Arne Slot bukan hanya sekadar tim kuat, tapi juga tim yang haus prestasi. Namun, jalan menuju trofi masih butuh langkah-langkah hati-hati. Setiap poin sangat berharga, dan setiap laga harus dianggap sebagai final.
Dengan skuad yang solid, pelatih yang visioner, dan semangat juang yang tak pernah padam, Liverpool berada di jalur yang sangat tepat untuk kembali mengangkat trofi Premier League. Pesta hanya tertunda—dan mungkin, akan lebih meriah saat waktunya tiba.
maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…
maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…
maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…
maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…
maniakbola.org Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…
maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…