Luka Modric sekali lagi membuktikan bahwa usianya hanyalah angka. Dalam laga pekan ke-25 La Liga
MANIAKBOLA.ORG Luka Modric, Anugerah bagi Sepak Bola! Luka Modric sekali lagi membuktikan bahwa usianya hanyalah angka. Dalam laga pekan ke-25 La Liga, Minggu (24/2) malam WIB, maestro lini tengah asal Kroasia itu menjadi salah satu bintang utama dalam kemenangan Real Madrid atas Girona. Modric mencetak satu gol krusial yang membuka keunggulan Los Blancos sebelum Vinicius Junior menutup laga dengan skor akhir 2-0.
Pertandingan di Santiago Bernabeu ini memiliki arti yang sangat penting bagi Real Madrid. Kemenangan menjadi harga mati setelah rival-rival utama mereka, Barcelona dan Atletico Madrid, juga meraih hasil positif. Jika ingin menjaga asa dalam perebutan gelar La Liga musim ini, Madrid tidak boleh kehilangan poin.
Sejak awal laga, dominasi Real Madrid terlihat jelas. Mereka mengendalikan permainan dengan penguasaan bola mencapai 63% dan melepaskan total 22 tembakan. Girona, yang tampil cukup impresif musim ini, kesulitan untuk memberikan perlawanan berarti. Mereka hanya mampu mencatatkan enam tembakan sepanjang pertandingan, yang sebagian besar tidak membahayakan gawang Andriy Lunin.
Ketangguhan Real Madrid akhirnya berbuah hasil pada menit ke-41 ketika Luka Modric mencetak gol spektakuler yang memecah kebuntuan. Gol ini menjadi bukti bahwa Modric masih memiliki sentuhan emasnya, meskipun usianya sudah menginjak 39 tahun.
Momen magis itu terjadi ketika Modric memanfaatkan bola liar hasil sepak pojok. Dengan kontrol dada yang sempurna, ia menyiapkan posisi sebelum melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola melesat tajam, tanpa bisa dihentikan oleh kiper Girona.
Gol ini bukan hanya sekadar membuka jalan bagi kemenangan Madrid, tetapi juga menegaskan bahwa Modric masih menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia. Kualitas tekniknya, kepekaan terhadap permainan, dan kepemimpinannya di lapangan tetap menjadi aset berharga bagi Los Blancos.
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, tak ragu melontarkan pujian setinggi langit bagi pemain andalannya itu.
“Luka Modric adalah anugerah bagi sepak bola dan ia dapat terus bermain selama yang ia inginkan. Apa yang ia lakukan, ia lakukan dengan sangat baik,” ujar Ancelotti.
“Real Madrid beruntung memiliki seorang legenda yang telah menentukan sebuah era dan sepak bola beruntung memilikinya karena keandalan, kualitas, dan profesionalisme Modric,” lanjut pelatih asal Italia tersebut.
Ketika menandatangani perpanjangan kontraknya hingga Juni 2025, Modric menyadari bahwa perannya dalam tim tidak lagi seperti dulu. Namun, itu tidak mengurangi kontribusinya bagi klub. Meskipun tidak selalu menjadi starter, Modric tetap menjadi sosok yang sangat berpengaruh di dalam maupun di luar lapangan.
Dari 25 laga La Liga musim ini, Modric hanya absen satu kali. Ia sembilan kali tampil sebagai starter, dengan empat laga dimainkan penuh. Sisanya, ia lebih sering masuk dari bangku cadangan, namun tetap memberikan dampak besar bagi permainan tim.
Di La Liga musim ini, Modric telah mencetak dua gol dan memberikan tiga assist. Sementara di Liga Champions, ia mencatatkan tiga assist dari 10 laga yang dimainkan. Statistik ini menunjukkan bahwa sekalipun tidak lagi menjadi pilihan utama, Modric masih memiliki kontribusi yang signifikan dalam perjalanan Madrid musim ini.
Sejak bergabung dengan Real Madrid dari Tottenham Hotspur pada 2012, Modric telah menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik sepanjang masa. Dia adalah otak permainan tim yang membawa Los Blancos meraih berbagai trofi bergengsi, termasuk lima gelar Liga Champions dan tiga trofi La Liga.
Selain pencapaian kolektif, Modric juga memiliki koleksi penghargaan individu yang luar biasa. Ia memenangkan Ballon d’Or pada 2018, memutus dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Tak hanya itu, ia juga membawa Kroasia ke final Piala Dunia 2018 dan menjadi pemain terbaik turnamen tersebut.
Saat ini, meskipun usianya mendekati kepala empat, Modric tetap menjaga standar tinggi dalam permainannya. Dedikasi dan profesionalismenya menjadi inspirasi bagi para pemain muda di Real Madrid dan dunia sepak bola secara keseluruhan.
Kontrak Modric bersama Real Madrid akan berakhir pada Juni 2025. Ada spekulasi bahwa musim ini atau musim depan bisa menjadi tahun terakhirnya di Bernabeu. Namun, melihat performanya yang masih luar biasa, bukan tidak mungkin Madrid akan memperpanjang kontraknya lagi.
Modric sendiri beberapa kali menyatakan bahwa ia masih mencintai sepak bola dan ingin terus bermain selama tubuhnya masih mampu bersaing di level tertinggi. Jika Madrid tidak lagi bisa memberinya kontrak baru, ada kemungkinan ia akan kembali ke Kroasia atau menjajal pengalaman di liga lain sebelum akhirnya gantung sepatu.
Bagaimanapun, satu hal yang pasti: Luka Modric adalah legenda sejati, dan sepak bola beruntung memiliki pemain seperti dirinya. Entah kapan ia memutuskan pensiun, warisan yang ditinggalkannya di dunia sepak bola akan terus dikenang sepanjang masa.
maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…
maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…
maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…
maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…
maniakbola.org Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…
maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…