PSM Makassar vs PSBS Biak: Hattrick Alex Tanque Antar Juku Eja Pesta Lima Gol di Parepare

maniakbola.org – PSM Makassar memberikan penampilan terbaik mereka di depan publik sendiri ketika menjamu PSBS Biak pada lanjutan pekan ke-13 Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Jumat (21/11/2025) sore WIB tersebut berubah menjadi ajang unjuk dominasi Juku Eja setelah mereka meraih kemenangan besar dengan skor telak 5-0. Hasil ini sekaligus menjadi salah satu kemenangan paling meyakinkan PSM di musim ini.

Nama yang paling mencuri perhatian tentu saja adalah Alex Tanque. Penyerang asal Brasil itu tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol alias hattrick. Sementara dua gol tambahan masing-masing lahir dari aksi Mufli Hidayat dan Victor Dethan. Di sisi lain, PSBS Biak terlihat kesulitan memberikan perlawanan berarti. Hampir sepanjang laga, tim besutan Divaldo Alves tersebut berada dalam tekanan intens dari tuan rumah.

Kemenangan besar ini mendorong PSM naik ke posisi ke-10 klasemen sementara, mengoleksi 15 poin dari 11 pertandingan. Sementara itu, PSBS Biak masih harus puas bertahan di peringkat ke-15 dengan sembilan poin, membuat posisi mereka belum aman dari ancaman zona degradasi. Situasi tersebut tentu menjadi alarm bagi tim asal Papua itu untuk segera bangkit jika tak ingin semakin tenggelam di papan bawah.


Babak Pertama: Dominasi Penuh PSM Makassar

Sejak peluit pertama dibunyikan, anak asuh Tomas Trucha langsung menunjukkan agresivitas dan niat kuat untuk menguasai pertandingan. Bermain di hadapan para pendukung fanatiknya, PSM tampil percaya diri, dengan pressing tinggi dan penguasaan bola yang solid. PSBS Biak yang mencoba bertahan rapat justru kerepotan menghadapi intensitas serangan tuan rumah.

Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-14, di mana Alex Tanque memanfaatkan umpan matang dari sisi sayap. Dalam situasi yang terlihat begitu terorganisir, Tanque menyambar bola dengan sentuhan terukur yang tak mampu dijangkau kiper PSBS. Tertinggal satu gol membuat ritme permainan PSBS Biak semakin goyah. Mereka berusaha mengalirkan bola ke depan, namun lini tengah PSM yang dipimpin Gledson Paixao dan M Arfan tampil sangat disiplin dalam memutus setiap serangan lawan.

Setelah mencetak gol pertama, PSM tidak mengendurkan serangan. Kombinasi cepat antara Savio Roberto, Dethan, dan Jacques Medina berkali-kali menembus area pertahanan PSBS Biak. Peluang demi peluang tercipta, namun beberapa kesempatan masih gagal berbuah gol tambahan.

Barulah menjelang akhir babak pertama, tepatnya di menit ke-45+1, PSM kembali menggandakan keunggulan melalui aksi menawan Mufli Hidayat. Pemain muda tersebut menerima umpan terobosan dari sisi kanan, melakukan sprint melewati satu pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan keras ke tiang jauh. Bola meluncur deras tanpa bisa diantisipasi Kadu, membuat stadion bergemuruh menyambut gol kedua tersebut. Babak pertama pun ditutup dengan skor 2-0 untuk keunggulan PSM.

BACA JUGA : Kiprah Cristiano Ronaldo di Panggung Piala Dunia: Jejak Panjang dari 2006 hingga 2022


Babak Kedua: Alex Tanque Menggila, PSBS Semakin Terpuruk

Memasuki paruh kedua pertandingan, PSM Makassar tidak menunjukkan tanda-tanda ingin mengendurkan tekanan. Trucha jelas ingin memastikan kemenangan sekaligus memanfaatkan momentum positif timnya. Hasilnya langsung terlihat, di mana mereka kembali mendominasi penguasaan bola dan mengurung PSBS di area sendiri.

Gol ketiga muncul pada menit ke-62. Berawal dari serangan dari sisi kiri, bola dikirim ke kotak penalti dan disambut Alex Tanque dengan finishing satu sentuhan yang sangat rapi. Gol ini menunjukkan naluri predator sang striker yang sempurna, selalu berada di posisi tepat pada waktu yang tepat.

Hanya berselang 10 menit, tepatnya di menit ke-72, Tanque kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk melengkapi hattrick. Polanya mirip dengan gol sebelumnya, di mana PSM memanfaatkan kelemahan PSBS di sektor sayap kiri. Sebuah umpan silang mendatar disambut Tanque dengan ketenangan luar biasa, membuat skor menjadi 4-0.

PSBS Biak mencoba memberikan respons lewat serangan balik, namun upaya mereka selalu gagal membuahkan hasil. Serangan tanpa kreativitas serta jarak antarlini yang terlalu renggang membuat mereka mudah dipatahkan oleh barisan pertahanan PSM yang dipimpin Yuran Fernandes dan Aloisio Neto.

Pesta gol PSM akhirnya ditutup pada menit ke-84 melalui sentuhan Victor Dethan. Pemain energik itu memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang PSBS. Bola liar yang mengarah padanya langsung disambut tembakan jarak dekat yang memastikan skor akhir 5-0 untuk Juku Eja. Gol tersebut semakin menegaskan dominasi penuh PSM sepanjang laga.

BACA JUGA : Rekap Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2026: Spanyol & Swiss Pesta Gol, Belgia Tersendat – Semua Hasil Tadi Malam


Analisis Pertandingan: PSM Unggul Segalanya

Kemenangan telak ini bukan hanya soal banyaknya gol yang tercipta, tetapi juga tentang bagaimana PSM tampil begitu kompak di seluruh lini. Mereka unggul dalam duel udara, penguasaan bola, mobilitas antarpemain, hingga variasi serangan.

Beberapa poin kunci kemenangan PSM:

  1. Eksekusi serangan sayap sangat efektif.
    Hampir semua gol berawal dari skema crossing atau pergerakan dari sisi kiri dan kanan.

  2. Alex Tanque tampil sebagai mesin gol.
    Pemain nomor 9 tersebut tampil klinis, memaksimalkan setiap peluang yang datang kepadanya.

  3. Pressing tinggi yang konsisten.
    PSBS Biak tidak diberi ruang untuk membangun serangan dari bawah. Setiap kali mencoba mengalirkan bola, mereka sudah ditekan oleh lini tengah PSM.

  4. Kedisiplinan bertahan.
    Hilman Syah nyaris tidak mendapat ancaman berbahaya karena barisan belakang PSM selalu tampil sigap.

Di pihak PSBS, masalah terbesar tampak pada koordinasi pertahanan dan minimnya kreativitas dari lini tengah. Mereka terlihat kesulitan keluar dari tekanan PSM, serta beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya.


Susunan Pemain

PSM Makassar (4-2-3-1):
Hilman Syah; Mufli Hidayat, Yuran Fernandes, Aloisio Neto, Victor Luiz; Gledson Paixao, M Arfan; Victor Dethan, Savio Roberto, Jacques Medina; Alex Tanque
Pelatih: Tomas Trucha

PSBS Biak (4-4-2):
Kadu; Lucky Octavianto, Sandro Sakho Embalo, Nurhidayat Haji Haris, Arjuna Agung; Eduardo Barbosa, Luquinhas, Pablo Andrade, Damianus Adiman Putra; Heri Susanto, Hassan Mohcine
Pelatih: Divaldo Alves

Maniak Bola

Recent Posts

Klopp Akui Sudah Ditawari Jadi Pelatih Timnas Jerman, tapi Kontrak dengan Red Bull Jadi Penghalang

maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…

3 months ago

Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia, Duel Ambisi Tuan Rumah dan Generasi Emas Setan Merah

maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…

3 months ago

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026: Duel Raksasa Dimulai, Jalan Menuju Trofi Semakin Berat

maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…

3 months ago

Menimbang Masa Depan Luka Modric Usai Kroasia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…

3 months ago

Mengapa Portugal Belum Mendapatkan Versi Terbaik Bruno Fernandes di Piala Dunia 2026?

maniakbola.org  Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…

3 months ago

Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Alarm Bahaya untuk Sepak Bola AFC?

maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…

3 months ago