Kabar besar datang dari ibu kota! Persija Jakarta secara resmi mengumumkan kedatangan pemain belakang kawakan Timnas Indonesia
MANIAKBOLA.ORG Kabar besar datang dari ibu kota! Persija Jakarta secara resmi mengumumkan kedatangan pemain belakang kawakan Timnas Indonesia, Jordi Amat, yang kini menjadi bagian dari skuad Macan Kemayoran untuk kompetisi musim 2025/2026. Kabar ini diumumkan langsung melalui akun media sosial resmi klub pada Sabtu, 5 Juli 2025, dan langsung mengundang reaksi positif dari para pendukung Persija.
Kehadiran Jordi Amat tentu menjadi angin segar sekaligus sinyal kuat bahwa Persija serius membangun tim yang kompetitif dan berpengalaman, terutama dalam ambisi mereka untuk kembali meraih prestasi di kancah sepak bola nasional dan regional.
Jordi Amat bukanlah sosok asing bagi publik sepak bola Indonesia. Ia adalah pemain naturalisasi yang telah berkontribusi besar untuk Timnas Indonesia sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada tahun 2022. Namun lebih dari itu, Amat juga merupakan pemain bertalenta tinggi yang telah merasakan berbagai liga top dunia, mulai dari La Liga Spanyol hingga Premier League Inggris.
Lahir di Barcelona pada 21 Maret 1992, Jordi tumbuh dalam atmosfer sepak bola Eropa yang kompetitif. Ia meniti karier dari akademi Espanyol, salah satu klub besar di Catalunya, yang dikenal mampu mencetak pemain berbakat. Karier profesionalnya dimulai sejak usia sangat muda, dan sejak saat itu ia menjelajahi berbagai klub besar di Eropa, bahkan hingga Asia Tenggara.
Dengan tubuh yang kokoh, teknik bertahan yang matang, dan ketenangan dalam membaca permainan, Jordi tidak hanya berperan sebagai palang pintu di lini belakang, tetapi juga menjadi pemimpin di atas lapangan. Ini yang membuat Persija begitu tertarik mendatangkannya.
Dalam pengumuman resmi klub, Persija menyatakan bahwa Jordi Amat telah menandatangani kontrak berdurasi satu tahun, dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan. Ini merupakan bentuk komitmen kedua belah pihak untuk saling mengevaluasi kerja sama, sekaligus memberi ruang fleksibilitas terhadap rencana jangka panjang tim.
Direktur Utama Persija, Prapanca, menegaskan bahwa rekrutan Jordi Amat adalah bagian dari strategi jangka pendek dan menengah klub untuk menghadirkan keseimbangan antara pemain muda potensial dan pemain berpengalaman yang bisa membimbing tim.
“Pengalaman internasional yang dimiliki Jordi sangat penting untuk membentuk karakter juang tim ini. Kami yakin kehadirannya bisa meningkatkan mental juara pemain muda kami,” ujarnya.
Dalam sesi perkenalan yang dilakukan secara virtual, Jordi menyampaikan rasa bahagianya telah resmi menjadi bagian dari Persija Jakarta. Ia terlihat sangat bersemangat mengenakan jersey merah Persija, dan langsung menyuarakan ambisi kuatnya bersama tim kebanggaan ibu kota.
“Saya sudah tidak sabar bermain untuk Persija dan tidak sabar mengenakan jersey merah kebanggaan ini,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Jordi juga membagikan mentalitas kemenangannya yang telah tertanam sejak kecil. Ia mengungkapkan bahwa baginya, setiap pertandingan harus dimenangkan, dan itulah semangat yang ingin ia bawa ke dalam skuad Persija.
“Saya ingin menang. Sejak kecil, setiap pekan kami bermain, maka harus menang. Di pikiran saya setiap berada di lapangan, selalu ingin menang. Klub dan semua orang di sini menginginkan hal yang sama, jadi mari kita lakukan,” tegasnya.
Tidak berlebihan jika Persija menganggap Jordi sebagai salah satu rekrutan paling penting musim ini. Berikut adalah kilas balik perjalanan karier Jordi Amat yang menegaskan kelas dan pengalaman yang ia bawa ke Tanah Air:
Espanyol (2010–2012): Tempat Jordi memulai debut profesionalnya di La Liga. Ia menjadi bagian dari tim utama dan menampilkan performa yang stabil sebagai bek tengah.
Rayo Vallecano (2012–2013): Jordi dipinjamkan untuk mendapat menit bermain lebih, dan ia berhasil tampil solid sebagai starter reguler.
Swansea City (2013–2018): Perjalanan besarnya dimulai di Inggris. Bermain di Premier League, ia mendapat pengalaman luar biasa menghadapi pemain top dunia.
Real Betis (2017–2018): Jordi sempat kembali ke Spanyol bersama klub yang dikenal memiliki basis suporter fanatik dan gaya main menyerang.
Kembali ke Rayo Vallecano (2018–2020): Jordi menunjukkan loyalitasnya pada klub yang memberinya kepercayaan di masa awal karier.
KAS Eupen (2019–2022): Di Liga Belgia, Jordi menunjukkan konsistensi dan menjadi salah satu bek tengah terbaik di klub.
Johor Darul Ta’zim (2022–2025): Petualangan di Asia dimulai di Malaysia. Bersama JDT, Jordi meraih berbagai trofi dan menjadi sosok kunci dalam lini pertahanan klub raksasa tersebut.
Sejak resmi menjadi WNI dan memperkuat Timnas Indonesia, Jordi Amat langsung menjadi bagian penting dari skuad Garuda. Bersama pelatih Shin Tae-yong, ia menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap laga internasional yang dijalani, baik di Piala AFF, Kualifikasi Piala Asia, maupun laga uji coba.
Kombinasi antara pengalamannya di Eropa dan semangat nasionalisme membuat Jordi menjadi panutan bagi para pemain muda. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, ia sempat dipercaya sebagai kapten tim.
Tidak hanya kemampuan bertahan yang menonjol, tetapi juga perannya dalam membangun permainan dari belakang, memberikan umpan-umpan akurat, serta menjaga komunikasi di lini belakang membuat Jordi menjadi aset penting bagi Timnas.
Kehadiran Jordi Amat di Persija bukan hanya soal kekuatan di lapangan, tetapi juga dampak positif di luar lapangan. Ia bisa menjadi mentor bagi para pemain muda Persija, seperti Muhammad Ferarri dan Rizky Ridho, serta menjadi contoh profesionalisme untuk generasi penerus.
Selain itu, nama besar Jordi juga bisa meningkatkan daya tarik Persija di mata sponsor, fans internasional, dan media. Potensi pemasaran, penjualan merchandise, serta perhatian publik sepak bola global pada Liga 1 Indonesia juga bisa meningkat.
Kesimpulan:
Transfer Jordi Amat ke Persija Jakarta adalah langkah strategis dan penuh harapan. Persija bukan hanya mendapatkan pemain, tetapi juga pemimpin, mentor, dan inspirasi bagi banyak pihak. Kini tinggal bagaimana Jordi dan tim menyatu di lapangan, serta memberikan hasil terbaik untuk Macan Kemayoran.
maniakbola.org Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi para pendukung…
maniakbola.org Babak gugur selalu menghadirkan cerita yang berbeda di Piala Dunia. Tidak ada lagi ruang…
maniakbola.org Babak penyisihan dan fase 32 besar telah berlalu. Kini, panggung terbesar sepak bola dunia…
maniakbola.org Perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.…
maniakbola.org Portugal berhasil melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada…
maniakbola.org Harapan besar yang sempat mengiringi perjalanan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026 akhirnya harus…